FIFA Resmi Cabut Registration Ban Persib, Kewajiban kepada Robert Rene Alberts Tuntas

Dalam surat tersebut, FIFA menyatakan proses perkara terhadap Persib telah ditutup setelah menerima konfirmasi bahwa Robert Rene Alberts telah menerima pembayaran yang menjadi kewajiban klub.

Perkara tersebut berkaitan dengan hubungan kontraktual Persib dan Robert Rene Alberts pada periode 2022.

Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA, manajemen Persib langsung melakukan penelaahan dan mengambil langkah untuk menyelesaikan kewajiban sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Alhamdulillah, kami bersyukur proses ini telah diselesaikan dengan baik. Setelah mengetahui adanya keputusan FIFA terkait perkara lama yang berkaitan dengan periode 2022, kami langsung menentukan langkah yang diperlukan dan menyelesaikan kewajiban pembayaran sesuai dengan mekanisme yang berlaku," tulis Persib dalam keterangannya.

https://www.akurat.co/bola/881248/i-league-sebut-sanksi-fifa-ke-persib-tak-berat-bisa-segera-dicabut

"FIFA kemudian secara resmi menyatakan proses perkara ini telah ditutup dan FIFA Registration Ban terkait perkara tersebut telah dicabut secara permanen."

Dengan diterimanya pembayaran oleh Robert Rene Alberts, FIFA menyatakan perkara tersebut telah selesai.

Larangan terhadap Persib untuk mendaftarkan pemain baru yang berkaitan dengan kasus itu pun dicabut secara permanen.

FIFA juga meminta PSSI untuk segera mencabut larangan tersebut pada tingkat nasional.

Dengan demikian, Persib tidak lagi memiliki registration ban yang berasal dari perkara dengan Robert Rene Alberts tersebut.

Manajemen Persib menilai penyelesaian perkara ini menjadi bagian dari tanggung jawab klub dalam menghormati keputusan regulator.

Persib juga menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat tata kelola sebagai klub sepak bola profesional.

"Bagi kami, setiap keputusan regulator harus dihormati dan ditindaklanjuti secara bertanggung jawab," jelas pernyataan tersebut.

"Ketika terdapat kewajiban yang harus diselesaikan, kami menentukan prioritas dan mengambil langkah yang diperlukan agar persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik. Prinsip ini menjadi bagian dari komitmen kami dalam menjaga profesionalisme dan tata kelola Persib."

Dalam menangani persoalan tersebut, manajemen Persib mengaku mengedepankan pertimbangan yang rasional dan objektif. Setiap langkah diambil dengan memperhatikan aspek serta konsekuensi yang dapat memengaruhi klub.

"Dalam menghadapi setiap persoalan, kami selalu mengedepankan pola yang rasional, bukan emosional. Kami melihat setiap situasi secara objektif, mempelajari aspek serta konsekuensinya, kemudian menentukan langkah berdasarkan skala prioritas. Dengan pendekatan tersebut, kami dapat mengambil keputusan secara tepat dengan tetap mempertimbangkan kepentingan Persib secara keseluruhan."

Pencabutan Registration Ban membuat Persib kini dapat kembali memusatkan perhatian pada persiapan menghadapi kompetisi musim 2026-2027. Fokus klub selanjutnya adalah memastikan kesiapan tim di tengah persiapan menuju musim baru.

"Saat ini fokus kami adalah mempersiapkan tim menghadapi musim 2026-2027. Kami ingin seluruh energi dan perhatian klub diarahkan pada persiapan kompetisi, sehingga tim dapat tampil sebaik mungkin dan memberikan prestasi yang membanggakan bagi Bobotoh," kata Persib.

Manajemen Persib juga menyampaikan apresiasi kepada Bobotoh yang tetap memberikan dukungan selama proses penyelesaian perkara tersebut. Klub menyadari bahwa setiap perkembangan terkait Persib selalu menjadi perhatian suporter.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bobotoh atas kepercayaan, dukungan, dan kesabarannya. Kami memahami bahwa setiap perkembangan mengenai Persib selalu menjadi perhatian. Karena itu, kami berkomitmen untuk menangani setiap kewajiban dan tantangan klub secara cepat, bertanggung jawab, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku."

Persib menegaskan kepatuhan terhadap regulasi akan terus menjadi bagian penting dalam pengelolaan klub. Komitmen tersebut mencakup aturan yang ditetapkan operator kompetisi maupun federasi di tingkat domestik dan internasional.

"Persib akan terus menjaga komitmen terhadap kepatuhan regulasi dan tata kelola klub yang profesional. Bagi kami, memenuhi setiap kewajiban merupakan bagian dari tanggung jawab, sementara terus memperbaiki dan memperkuat tata kelola merupakan bagian dari perjalanan PERSIB untuk menjadi klub yang semakin profesional dan berkelanjutan," tukas keterangan tersebut.