ESDM Buka Suara soal Antrean BBM di Jatim, Singgung Pasokan ke Daerah Lain
Selasa, 20 Oktober 2026, 16:30 WIB
Warta Ekonomi, Jakarta -
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyoroti distribusi bahan bakar minyak (BBM) di Jawa Timur menyusul munculnya antrean di sejumlah wilayah. Pemerintah mengingatkan agar penyaluran BBM ke daerah lain tidak membuat kebutuhan pasokan di Jawa Timur justru tidak terpenuhi dengan baik.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, mengatakan persoalan antrean BBM saat ini terindikasi terjadi di Malang, Jember, dan Blitar. Pemerintah menargetkan persoalan tersebut dapat diselesaikan dalam satu hingga dua hari ke depan.
Hal itu disampaikan Laode selepas menerima kunjungan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kementerian ESDM, Jakarta, Selasa (20/10/2026).
"Oh enggak, tadi khusus Jawa Timur aja. Jawa Timur ini kan masuk MOR 5, Jatimbalinus. Jangan sampai dikirim ke tempat-tempat lain dari sana, Jatimnya sendiri tidak terpasok dengan baik. Itu sih," ujar Laode saat menjelaskan fokus pembahasan dengan Khofifah.
Menurut Laode, pertemuan tersebut juga menekankan pentingnya mengantisipasi agar persoalan pasokan BBM yang terjadi di Bali tidak terulang di wilayah lain, terutama di Pulau Jawa yang memiliki jumlah penduduk besar.
"Kan kita tahu Pulau Jawa ini kan penduduknya terbesar, isu-isunya juga yang terbanyak. Oleh karena itu, apa yang sudah terjadi di Bali, jangan lagi terjadi di lokasi-lokasi yang lain. Kan seperti itu," katanya.
Laode mengakui terdapat sejumlah wilayah di Jawa Timur yang terindikasi mengalami antrean BBM. Pemerintah, kata dia, tengah mengupayakan agar persoalan tersebut segera teratasi.
Baca Juga: Bahlil Bantah Kuota BBM Bali Dipangkas 50 Persen, Sebut Pasokan Justru Ditambah
Baca Juga: Sinergi Pemerintah dan Pertamina Percepat Pemulihan Distribusi BBM di Bali
"Kondisinya ada, memang ada beberapa wilayah yang terindikasi ada antrean seperti di Malang, Jember, Blitar, tadi. Kita upayakan agar segera menjadi teratasi," ujarnya.
Adapun terkait jumlah cadangan BBM di Jawa Timur, Laode belum memberikan angka pasti. Dia mengatakan pemerintah akan memeriksa data tersebut, sembari menegaskan target penyelesaian antrean dalam waktu dekat.
"Oh nanti kita, kita cek ya kalau angka. Tapi intinya kita dalam satu-dua hari ini sudah harus tuntas masalah di sana," pungkasnya.
Mau berita menarik lainnya? Follow WhatsApp Warta Ekonomi.
Penulis: Rahmat Dwi Kurniawan
Editor: Dwi Aditya Putra