◐

Enlit Asia 2026 Hadirkan 11 Ribu Pelaku Industri Energi dari 27 Negara |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, TANGERANG -- Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 mempertemukan lebih dari 11 ribu pengunjung dari sektor ketenagalistrikan selama penyelenggaraan pada 22–24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang.

Kegiatan tersebut melibatkan lebih dari 280 exhibitor dari 27 negara serta menghadirkan lebih dari 350 pembicara dan pemimpin industri. Peserta berasal dari unsur pemerintah, regulator, perusahaan utilitas, investor, penyedia teknologi, dan pelaku industri dari Indonesia, ASEAN, serta sejumlah negara lainnya.

Mengangkat tema “Powering Regional Sovereignty, Securing Energy Systems Resilience”, Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 membahas sejumlah isu sektor ketenagalistrikan, mulai dari ketahanan energi, ketangguhan sistem kelistrikan, transisi energi, digitalisasi, hingga kesiapan implementasi.

General Manager ICE BSD City Siti Karmila mengatakan penyelenggaraan event sektor energi berskala regional tersebut menunjukkan kebutuhan terhadap ruang yang dapat mengakomodasi pameran, konferensi, pertemuan bisnis, dan jejaring dalam waktu bersamaan.

“Kehadiran lembaga pemerintah, pelaku industri, investor, perusahaan utilitas, dan penyedia teknologi dari berbagai negara juga menunjukkan bagaimana event internasional dapat menjadi katalis bagi pertemuan bisnis, pertukaran pengetahuan dan kolaborasi regional,” ujar Karmila.

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 diselenggarakan melalui kemitraan strategis antara Clarion Events Asia dan Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI), dengan dukungan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta PT PLN (Persero).

Selama tiga hari penyelenggaraan, agenda konferensi terbagi dalam empat jalur utama, yakni Grid Modernisation, Clean & Thermal Generation, Powering Industries & Decarbonisation, serta Digitalisation & AI.

Sejumlah forum tematik juga digelar, antara lain Nickel Power Forum, Nuclear Forum, Clean Energy Investor Agora, serta DC X POWER yang membahas keterkaitan pertumbuhan pusat data dengan kebutuhan infrastruktur ketenagalistrikan.

Selain konferensi dan pameran, kegiatan tersebut menghadirkan agenda business matching yang mempertemukan peserta dengan perusahaan utilitas, Independent Power Producer (IPP), pengembang energi terbarukan, perusahaan EPC, pengguna energi industri, lembaga pemerintah, investor, dan penyedia teknologi.

Menurut Karmila, kehadiran peserta, delegasi, dan profesional industri dari dalam maupun luar negeri juga berpotensi memberikan dampak terhadap sektor pendukung di sekitar lokasi penyelenggaraan, seperti perhotelan, transportasi, kuliner, ritel, dan layanan lainnya.

“Kehadiran peserta dari berbagai negara turut mendorong pertemuan bisnis dan jejaring dengan pelaku usaha di berbagai sektor pendukung,” katanya.

Penyelenggaraan event tersebut juga menjadi bagian dari upaya ICE BSD City mengembangkan pengelolaan kegiatan MICE yang memperhatikan aspek lingkungan. Salah satunya melalui kolaborasi dengan Rekosistem dalam menghadirkan Reverse Vending Machine (RVM) dan mendukung pengelolaan sampah di kawasan venue.

Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 menjadi salah satu forum yang mempertemukan pemangku kepentingan sektor ketenagalistrikan di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara. Selain membahas tantangan sistem energi, kegiatan tersebut membuka ruang pertukaran pengetahuan, teknologi, investasi, dan kerja sama antarpelaku industri.