Ditreskrimsus Polda Kalsel bidik dua korporasi di lahan terbakar - ANTARA News Kalimantan Selatan
Dua korporasi ini sudah kami panggil dimintai keterangan,"
Banjarbaru (ANTARA) - Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kalimantan Selatan (Ditreskrimsus Polda Kalsel) membidik dua korporasi di lahan terbakar yang terjadi di kota Banjarbaru.
"Dua korporasi ini sudah kami panggil dimintai keterangan," kata Direktur Reskrimsus Polda Kalsel Kombes Pol Sigit Haryono di Banjarbaru, Rabu.
Sigit mengungkapkan hingga saat ini penyidik Subdit IV Tipidter masih melakukan penyelidikan terhadap tiga kejadian karhutla yang semuanya berlokasi di Banjarbaru.
Dia menjelaskan tahap penyelidikan dilakukan pada setiap temuan karhutla menonjol yang patut diduga ada unsur kesengajaan lahan dibakar atau karena kelalaian mengakibatkan lahan terbakar.
"Jadi kami lakukan olah TKP dan mempolice line pada lahan terbakar yang dilakukan penyelidikan agar lokasi tidak dimasuki pihak tak berkepentingan," jelas Sigit.
Polda Kalsel juga berkoordinasi dengan Polres setempat jika ada karhutla untuk pembagian penyelidikan sehingga saling menguatkan.
Untuk jajaran Polres, tambah Sigit, secara total saat ini ada 74 lokasi karhutla dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Satuan Reskrim.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan termasuk enam dari pihak korporasi.
"Dalam penetapan tersangka tentu penyidik harus memperoleh minimal dua alat bukti yang sah, jadi proses penegakan hukum terhadap karhutla ini terus berjalan sebagai wujud komitmen tegas menindak pelaku," tambahnya.
Sebelumnya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan telah menyampaikan ada lima tersangka terduga terlibat dalam kasus karhutla yang terjadi di berbagai wilayah di provinsi itu.
Pewarta: Firman
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.