Dinsos Cianjur memastikan penyaluran bantuan sosial tepat sasaran - ANTARA News Jawa Barat
Cianjur (ANTARA) - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tepat sasaran sesuai data masyarakat yang masuk dalam Desil 1 sebanyak 362.597 jiwa atau 116.988 kepala keluarga (KK).
Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Cianjur Handika Firdaus di Cianjur, Selasa, mengatakan data Desil 1 merupakan kelompok masyarakat dengan tingkat kesejahteraan paling rendah yang menjadi sasaran utama berbagai program perlindungan sosial.
Setiap bulan, pihaknya melakukan verifikasi kelayakan dan pembaruan desil serta data bansos melalui surat pengesahan yang ditandatangani Bupati Cianjur berdasarkan usulan dari kepala desa melalui aplikasi SIKS-NG.
"Target utama memastikan masyarakat mendapatkan bantuan serta meningkatkan akurasi dan ketepatan sasaran penerima bansos di mana penerima benar-benar memenuhi kriteria sesuai kondisi sosial dan ekonominya," kata dia.
Hal itu, termasuk melakukan validasi data masyarakat yang menerima bantuan harus tepat sasaran, termasuk melakukan pendataan kembali masyarakat yang seharusnya layak menerima namun tidak mendapat bantuan atau tidak terdata.
Pemutakhiran data dilakukan melalui operator desa dengan pendampingan dari Dinsos Cianjur, di mana perubahan data akan diverifikasi termasuk penerima yang meninggal dunia, pindah domisili, mengalami perubahan kondisi ekonomi, atau sudah tidak memenuhi kriteria.
Pihaknya juga melakukan pengecekan terhadap data anomali dan duplikasi agar tidak terdapat penerima ganda, NIK tidak valid atau satu keluarga yang tercatat secara tidak wajar sebagai penerima bantuan.
"Pemutakhiran data secara berkala menjadi kunci agar bantuan sosial benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan terutama kelompok masyarakat dalam Desil 1," katanya.
Validitas data kependudukan menjadi perhatian mulai dari NIK, KK, nama, tanggal lahir dan alamat harus sesuai dengan data Dukcapil Cianjur.
Pihaknya juga mencatat selain data Desil 1, penerima bansos Program Keluarga Harapan (PKH) di Cianjur tercatat 98.062 jiwa dan penerima bantuan sembako mencapai 171.577 jiwa.
"Untuk penerima Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK) tercatat mencapai 934.000 jiwa, di mana jumlah penerima membuat proses pemutakhiran dan verifikasi data menjadi hal penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran," katanya.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.