Dinsos Bangka Barat salurkan bantuan korban rumah terbakar di Cupat - ANTARA News Bangka Belitung
Bangka Barat, Babel (ANTARA) - Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat, dan Desa Kabupaten Bangka Barat, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada empat kepala keluarga yang menjadi korban rumah terbakar di Desa Cupat, Kecamatan Parittiga.
"Bantuan ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada warga yang kehilangan tempat tinggal dan harta benda akibat musibah rumah terbakar yang terjadi kemarin," kata Petugas Taruna Tanggap Bencana Dinsos PMD Kabupaten Bangka Barat Sugianto di Parittiga, Senin.
Bantuan yang diberikan kepada empat keluarga tersebut, berupa kasur, selimut, terpal, paket berisi bahan pangan pokok dan sejumlah perlengkapan pendukung lainnya.
Ia berharap, bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban para korban selama menjalani masa pemulihan.
"Pemerintah berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari keluarga korban, seiring dengan upaya menata kembali kehidupan setelah musibah rumah terbakar," katanya.
Peristiwa kebakaran di Desa Cupat terjadi Minggu (13/9), sekitar pukul 12.45 WIB.Pada kejadian itu, api menghanguskan empat rumah semi permanen yang dibangun berjejer.
Kobaran api dengan cepat membesar dan menghanguskan bangunan beserta barang-barang milik para penghuni.
Akibat kejadian tersebut, empat KK kehilangan tempat tinggal dan harta benda. Hingga saat ini polisi masih melakukan penyelidikan kejadian tersebut.
Kepala Seksi Humas Polres Bangka Barat Iptu Yos Sudarso mengatakan pemadaman dilakukan warga bersama personel Polsek Jebus, Bhabinkamtibmas Desa Cupat, personel Batalion TP 946/DM, petugas pemadam kebakaran dan masyarakat sekitar.
Setelah kebakaran padam, kepolisian melakukan penanganan di lokasi, memasang garis polisi, mengamankan barang bukti dan memeriksa sejumlah saksi.
Polres Bangka Barat juga mendalami keterangan saksi terkait awal munculnya kobaran api yang kemungkinan ada unsur kesengajaan.
"Semua masih kami dalami, penyebab pastinya akan diketahui berdasarkan hasil penyelidikan, pemeriksaan saksi dan barang bukti," ujarnya.
Pewarta: Donatus Dasapurna Putranta
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.