Dinkes Bangka Tengah bagikan masker kepada pelajar terdampak asap - ANTARA News Bangka Belitung
Koba, Babel (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), membagikan masker kepada pelajar untuk mengantisipasi gangguan kesehatan akibat kabut asap yang bersumber dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Masker sudah kami bagikan kepada sejumlah pelajar, seperti murid SD IT Koba, yang terdampak kabut asap bersumber dari karhutla di sekitarnya," kata Kepala Dinkes Bangka Tengah Zaitun di Koba, Minggu.
Ia mengatakan karhutla yang meluas akibat kemarau panjang memicu kabut asap yang berisiko mengganggu kesehatan masyarakat, terutama meningkatkan potensi Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).
"Berdasarkan data dari seluruh puskesmas, kejadian ISPA mulai meningkat sejak kemarau melanda, walaupun peningkatannya belum begitu signifikan," ujarnya.
Menurut Zaitun, ISPA masuk dalam urutan keempat dari 10 penyakit terbanyak yang ditangani fasilitas kesehatan di Bangka Tengah sejak Juli 2026.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena paparan asap dapat mengganggu saluran pernapasan, terutama pada kelompok rentan seperti anak-anak dan pelajar yang beraktivitas di luar ruangan.
Zaitun mengimbau masyarakat meningkatkan penerapan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) selama musim kemarau serta mengurangi aktivitas di luar rumah ketika kualitas udara memburuk.
"Kami mengimbau warga memperkuat PHBS, banyak minum air putih dan selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah," katanya.
Dinkes Bangka Tengah juga mengingatkan masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami keluhan pernapasan yang tidak kunjung membaik selama terpapar kabut asap.
Pewarta: Ahmadi
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.