Dinas PUTR Kabupaten Cianjur ajukan perbaikan 5 ruas jalan lewat program IJD - ANTARA News Jawa Barat

Cianjur (ANTARA) - Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, mengajukan perbaikan infrastruktur lima ruas jalan kabupaten melalui program Inpres Jalan Daerah (IJD) tahun 2026 dari pemerintah pusat.

"Saat ini pihaknya tengah memproses pengusulan lima ruas jalan kabupaten agar mendapat pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN)," kata Kepala Dinas PUTR Cianjur Eri Rihandiar di Cianjur, Kamis.

Ia menjelaskan, seluruh persyaratan teknis dan kriteria yang ditetapkan pemerintah pusat telah dipenuhi termasuk dokumen perencanaan dan dukungan dari Komisi V DPR RI, sehingga ruas jalan mana saja yang disetujui sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat.

"Melalui usulan ke pusat kami berharap lima ruas jalan yang diajukan dapat terkabul karena prinsipnya kami sebagai penerima manfaat dari anggaran pusat," katanya.

Dia menjelaskan lima ruas jalan yang diajukan diantaranya sisa pengerjaan peningkatan ruas jalan Tangkil-Bivak, ruas jalan Cimaskara-Pamoyanan, ruas jalan Ciherang, dan ruas jalan Tanggeung-Pasirjambu.

Tahun sebelumnya Pemkab Cianjur mendapatkan bantuan penanganan untuk dua ruas jalan, sehingga hal tersebut menjadi pemicu Dinas PUTR untuk kembali melanjutkan usulan program serupa ke pemerintah pusat.

Pihaknya optimistis kelima ruas jalan yang diusulkan tahun 2026 terakomodasi oleh pusat, sehingga target percepatan kemantapan jalan di Kabupaten Cianjur dapat terealisasi secara optimal.

"Tahun kemarin Cianjur mendapat bantuan untuk dua ruas jalan, sehingga kami lanjutkan tahun ini dengan harapan lima ruas jalan yang diajukan mendapat bantuan," katanya.

Dia menjelaskan pihaknya terus berupaya meningkatkan kualitas infrastruktur jalan daerah, dengan menargetkan penambahan tingkat kemantapan jalan kabupaten sebesar 5 persen dari sebesar 77,25 persen di 2025 menjadi 82,25 persen di tahun 2026.

Peningkatan target sebesar 5 persen setiap tahun setara dengan pengerjaan jalan sepanjang 66 kilometer namun dengan alokasi anggaran yang tersedia saat ini, diprediksi masih mengalami kekurangan penanganan sekitar 10 hingga 12 kilometer.

"Keterbatasan anggaran saat ini menjadi tantangan utama untuk menuntaskan keseluruhan target fisik jalan hingga akhir tahun, diproyeksikan dengan anggaran yang tersedia sekarang untuk mencapai 66 kilometer masih kekurangan sekitar 10 sampai 12 kilometer," katanya.

Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Ricky Prayoga

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.