Cuaca terik, BMKG: Suhu Batam hingga Anambas capai 33 derajat

Cuaca terik, BMKG: Suhu Batam hingga Anambas capai 33 derajat

Minggu, 9 Agustus 2026 07:13 WIB

Image Print

Ilustrasi - Cuaca panas. ANTARA/Sizuka/aa. (ANTARA/Siti Zulaikha)

Batam (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam memprakirakan cuaca di wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) secara umum didominasi kondisi cerah berawan hingga berawan dengan suhu udara maksimum mencapai 33 derajat Celsius pada Minggu (9/8).

Berdasarkan laporan BMKG yang dikutip Minggu,, suhu udara terik merata di seluruh kabupaten dan kota se-Kepri, dari Batam hingga Kepulauan Anambas, dengan rentang 25 hingga 33 derajat Celsius.

Kondisi cuaca ini dipicu oleh kelembapan udara lapisan atas yang relatif rendah serta hembusan angin yang cukup kuat di sekitar wilayah Kepri, sehingga meminimalkan pasokan uap air untuk mendukung pembentukan awan hujan.

Kendati demikian, BMKG mencatat potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpeluang terjadi di beberapa wilayah akibat adanya aktivitas konvektif lokal.

Angin diprakirakan bertiup dominan dari arah Selatan hingga Timur dengan kecepatan berkisar antara 4 hingga 25 km/jam.

TABEL RINCIAN PRAKIRAAN CUACA KEPRI (9–10 AGUSTUS 2026):

Wilayah Pagi Siang Malam Dini Hari Suhu Udara (°C) Angin (Arah & Kecepatan)
Batam Berawan Berawan Berawan Berawan 26 – 33 Selatan (4 – 18 km/jam)
Tanjungpinang Berawan Berawan Berawan Berawan 26 – 33 Tenggara (9 – 22 km/jam)
Bintan Berawan Berawan Berawan Berawan 25 – 33 Timur (4 – 18 km/jam)
Karimun Berawan Berawan Berawan Berawan 26 – 33 Selatan (6 – 22 km/jam)
Lingga Berawan Berawan Berawan Berawan 26 – 33 Timur (8 – 25 km/jam)
Natuna Berawan Berawan Berawan Berawan 26 – 33 Selatan (12 – 20 km/jam)
Anambas Berawan Berawan Berawan Berawan 26 – 33 Selatan (18 – 23 km/jam)

Pewarta : Y011
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.