◐

Cegah penularan, BKHIT Maluku beri vaksin rabies gratis pada hewan peliharaan di Ambon - ANTARA News Ambon, Maluku

AMBON (ANTARA) - Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan (BKHIT) Maluku memberikan vaksin rabies gratis kepada 59 ekor hewan peliharaan di Ambon sebagai upaya mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.

Kepala BKHIT Maluku Willy Indra Yunan di Ambon, Rabu, mengatakan vaksinasi rabies menjadi langkah penting untuk melindungi kesehatan hewan sekaligus mengurangi risiko penularan penyakit yang dapat membahayakan manusia.

“Vaksinasi rabies perlu dilakukan secara berkala sesuai jadwal untuk memastikan hewan peliharaan mendapatkan perlindungan dari penyakit tersebut,” katanya dalam kegiatan yang digelar untuk memperingati Hari Karantina Ke-149 dan HUT Ke-3 Badan Karantina Indonesia.

Ia menjelaskan, rabies merupakan penyakit yang dapat menular kepada manusia melalui gigitan hewan terinfeksi atau paparan air liurnya. Karena itu, pemilik hewan perlu memastikan peliharaan mendapatkan vaksinasi dan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

Menurut dia, pemberian vaksin gratis tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pencegahan rabies, terutama bagi pemilik hewan yang berinteraksi langsung dengan anggota keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Selain vaksinasi, rangkaian peringatan tersebut juga diisi dengan sosialisasi perkarantinaan, pemeriksaan kesehatan, dan donor darah sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat.

Melalui sosialisasi perkarantinaan, BKHIT Maluku mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya mematuhi ketentuan karantina dalam lalu lintas media pembawa berupa hewan, ikan, dan tumbuhan untuk mencegah masuk dan tersebarnya hama serta penyakit yang dapat mengancam kesehatan, sumber daya hayati, dan ketahanan pangan.

“Kami mengajak masyarakat jangan menunda vaksinasi hewan peliharaan dan memperhatikan kondisi kesehatannya. Pemilik hewan perlu menghindari kontak langsung dengan hewan yang menunjukkan perilaku tidak biasa serta segera mencari pertolongan medis apabila mengalami gigitan hewan yang dicurigai terinfeksi rabies,” katanya.

Ia berharap rangkaian kegiatan tersebut dapat memperkuat pemahaman masyarakat bahwa karantina tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan dan pengawasan lalu lintas hewan, ikan, dan tumbuhan, tetapi juga mencakup edukasi serta upaya pencegahan yang memberikan manfaat nyata bagi kesehatan masyarakat.

Dengan meningkatkan kesadaran terhadap kesehatan hewan dan kepatuhan terhadap ketentuan karantina, risiko penyebaran penyakit diharapkan dapat ditekan sekaligus melindungi manusia dan lingkungan sekitarnya.

Pewarta: Ode Dedy Lion Abdul Azis
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.