BYD Denza N8L EV segera meluncur di China, miliki jarak tempuh 960 km

Jakarta (ANTARA) - BYD melalui merek Denza akan meluncurkan N8L versi listrik murni (BEV) di China pada 14 September, merupakan sebuah SUV besar dengan konfigurasi enam penumpang dibekali baterai 130,15 kWh dan diklaim mampu menempuh jarak hingga 960 kilometer berdasarkan standar CLTC.

Dilansir dari CarNewsChina yang mengutip IT-Home, Sabtu (5/9) waktu setempat, Denza N8L EV menggunakan baterai LFP Blade Battery berkapasitas 130,15 kWh. Penggunaan penggerak listrik juga memungkinkan ruang bagasi depan (frunk) berkapasitas 208 liter yang dilengkapi sistem elektrik dan lubang pembuangan air.

Denza N8L EV memiliki panjang 5.200 mm, lebar 1.999 mm, tinggi 1.820 mm, serta jarak sumbu roda 3.075 mm. Data registrasi kendaraan di China mencatat bobot kosong kendaraan mencapai 3.110 kilogram.

Bobot tersebut dipadukan dengan baterai LFP Blade Battery berkapasitas 130,15 kWh yang dipasok oleh FinDreams Battery, perusahaan baterai milik BYD.

Baca juga: Denza N8 terbaru mampu tembus jarak 1.000 km dalam sekali isi daya

Denza mengklaim N8L EV mampu menempuh jarak hingga 960 km berdasarkan standar CLTC, atau sekitar 785 km berdasarkan standar WLTC.

Sebelumnya, baterai berkapasitas sama yang digunakan pada Denza N8 standar telah tersertifikasi untuk jarak tempuh hingga 1.003 km CLTC atau sekitar 820 km WLTC.

Untuk penggerak, versi produksi N8L EV menggunakan satu motor listrik sinkron magnet permanen di roda belakang dengan tenaga 370 kW atau sekitar 503 hp. Kecepatan maksimumnya tercatat 240 km per jam.

N8L EV juga dilengkapi suspensi udara DiSus-A dual-chamber serta sistem kemudi roda belakang aktif. Roda belakang dapat berbelok hingga 10 derajat ke kedua arah, sementara radius putarnya tercatat 4,58 meter.

Untuk SUV sepanjang 5,2 meter, teknologi tersebut membantu mengurangi ruang yang dibutuhkan saat melakukan manuver di area sempit maupun ketika parkir.

Baca juga: Denza N9 tertangkap kamera dengan konfigurasi setir kanan

N8L menggunakan sistem bantuan pengemudi DiPilot 300 milik BYD, yang dipasarkan di China dengan nama God’s Eye B.

Konfigurasi sensor kendaraan meliputi satu LiDAR, lima radar gelombang milimeter, 12 radar ultrasonik, dan 12 kamera bantuan pengemudi.

Sistem tersebut mendukung bantuan navigasi di jalan tol dan perkotaan, navigasi dari titik ke titik, parkir otomatis, serta fungsi menghindari rintangan.

Sementara itu, harga jual N8L EV belum diumumkan. Harga final serta spesifikasi performa dan pengisian daya lainnya akan diumumkan saat Denza N8L EV resmi diluncurkan pada 14 September.

Baca juga: BYD siap luncurkan SUV Denza N8L dengan flash charging

Baca juga: BYD segarkan SUV Bao 5 dan Bao 8 Flash-Charge Edition di China

Baca juga: Denza N9 PHEV dengan flash charging akan segera diluncurkan

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026