Bulog Manokwari catat penyaluran beras SPHP per bulan 250-300 ton - ANTARA News Papua Tengah
Manokwari (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Manokwari Provinsi Papua Barat mencatat rata-rata penyaluran beras Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di wilayah tersebut dalam setiap bulan mencapai sekitar 250 hingga 300 ton.
Kepala Perum Bulog Manokwari Sheika Irawaty di Manokwari, Rabu, mengatakan pendistribusian beras SPHP dengan kemasan 5 kilogram didukung oleh 127 pelaku usaha yang telah resmi tercatat sebagai mitra Bulog.
"Penyaluran beras SPHP per bulan itu kami targetkan 250 ton, tapi terkadang sampai 300 ton," katanya.
Dia menjelaskan bahwa permintaan beras SPHP dari para mitra setiap pekan sangat bervariatif, mulai dari pedagang di pasar tradisional dengan jumlah kurang lebih 2 ton per mitra, sedangkan supermarket bisa mencapai 4 ton.
Harga tebus beras SPHP di gudang Bulog per kilogram Rp11.600 atau Rp58.000 per 5 kilogram, sedangkan harga jual kepada masyarakat sesuai HET sebesar Rp13.500 per kilogram atau Rp67.500 per 5 kilogram.
"Kalau target penjualan untuk satu tahun sebanyak 4 ribu ton dan sampai sekarang baru terealisasi 900 ton," ujarnya.
Dia menyebut bahwa pelaksanaan Program SPHP bertujuan menekan lonjakan harga beras di pasaran, menjaga daya beli, menjamin ketersediaan stok, mengendalikan inflasi pangan, serta intervensi pasar saat kritis.
Penjualan beras SPHP tidak hanya dilakukan oleh mitra Bulog, melainkan melalui kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang rutin diselenggarakan oleh berbagai pihak, seperti pemerintah daerah, TNI dan Polri.
"Sekarang Polda Papua Barat yang sedang menyelenggarakan GPM. Kami mengapresiasi peran semua pihak dalam penyaluran beras SPHP kepada masyarakat," kata Irawaty.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.