BBRMP Maluku kembangkan kelapa dalam varietas Mapanget dan ubi kayu sebagai komoditas lokal - ANTARA News Ambon, Maluku

Ambon (ANTARA) - Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BBRMP) Maluku mengembangkan kelapa dalam varietas Mapanget dan ubi kayu sebagai komoditas lokal melalui penanaman di Instalasi Pengujian dan Penerapan Teknologi Pertanian (IP2TP) Makariki, Kabupaten Maluku Tengah.

“IP2TP Makariki diharapkan dapat menjadi lokasi percontohan dan pembelajaran bagi petani dalam menerapkan teknologi pertanian yang sesuai dengan kondisi agroekosistem wilayah setempat,” kata Kepala BBRMP Maluku Gunawan di Ambon, Kamis.

Ia mengatakan pengembangan kelapa dan ubi kayu juga merupakan bagian dari upaya mereka dalam mengoptimalkan sumber daya lahan dan mendukung ketahanan pangan.

Penanaman dilakukan teknisi BBRMP Maluku bersama siswa PKL SMK Negeri 4 Maluku Tengah sebagai bagian dari pemanfaatan lahan sekaligus pengembangan lokasi percontohan teknologi budidaya pertanian yang sesuai dengan kondisi agroekosistem Maluku.

Pengembangan kedua komoditas tersebut juga diarahkan sebagai sarana pembelajaran dan diseminasi inovasi pertanian bagi petani, penyuluh, serta pemangku kepentingan lainnya.

“Kelapa dinilai memiliki nilai strategis bagi masyarakat Maluku karena manfaat dan nilai ekonominya, sedangkan ubi kayu berpotensi dikembangkan sebagai sumber pangan lokal dan bahan baku berbagai produk olahan,” ujar dia.

Ubi kayu ditanam sebanyak enam kali dengan jarak tanam satu meter kali satu meter pada lahan seluas satu hektare. Penanaman tersebut diharapkan dapat mendukung diversifikasi pangan sekaligus meningkatkan pemanfaatan sumber daya lahan secara produktif.

BBRMP Maluku berharap, IP2TP Makariki dapat berkembang sebagai pusat percontohan, pembelajaran dan penerapan teknologi pertanian yang sesuai dengan potensi wilayah.

Melalui pengembangan kelapa dan ubi kayu tersebut, BBRMP Maluku berupaya mengoptimalkan potensi lahan dan komoditas lokal untuk mendukung produktivitas serta keberlanjutan pertanian di Maluku.

Pewarta: Winda Herman
Editor : Daniel

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.