Bank Jateng mendukung ekosistem pembiayaan program SMK Go Global

Bank Jateng mendukung ekosistem pembiayaan program SMK Go Global

Rabu, 26 Agustus 2026 13:29 WIB

Image Print

Keterangan Foto: Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko bersama jajaran pimpinan Bank Jateng dan perwakilan Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI) berfoto bersama usai rapat pembahasan Program SMK Go Global di Jakarta, Rabu (19/8/2026). (ANTARA/HO-Bank Jateng)

Semarang (ANTARA) - Bank Jateng mendukung ekosistem pembiayaan dan layanan perbankan bagi calon pekerja migran Indonesia melalui program SMK Go Global.

Direktur Utama Bank Jateng Bambang Widyatmoko di Semarang, Rabu, mengatakan, program SMK Go Global menjadi peluang bagi perbankan untuk berperan lebih luas dalam mendukung kesiapan calon pekerja migran.

"Tidak hanya melalui pembiayaan, tetapi juga layanan keuangan yang terintegrasi," katanya.

Ia menjelaskan program tersebut tidak hanya sebagai upaya meningkatkan kompetensi dan kesiapan tenaga kerja, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem pembiayaan dan layanan perbankan bagi calon pekerja migran Indonesia.

Ia mengharapkan SMK Go Global mampu mencetak generasi muda yang kompeten, siap kerja, mandiri dan berdaya saing ditingkat global.

Dukungan Bank Jateng, lanjut dia, diberikan sejak tahap awal peserta mengikuti program, mulai dari pembukaan rekening, edukasi layanan perbankan dan remitansi, hingga penyaluran pembiayaan penempatan bagi peserta yang memenuhi persyaratan.

Ia memastikan Bank Jateng tetap menerapkan prinsip kehati-hatian dengan mempertimbangkan kepastian penempatan maupun kontrak kerja peserta dalam penyaluran pembiayaan.

"Dalam pemberian pembiayaan, tentu diperlukan kepastian penempatan atau kontrak kerja," katanya.

Bank Jateng, lanjut dia, juga melihat potensi transaksi remitansi pekerja migran sebagai bagian penting dalam membangun ekosistem layanan keuangan yang berkelanjutan.

"Kami ingin membangun ekosistem yang berkelanjutan, mulai dari pembukaan rekening, transaksi remitansi, pembiayaan penempatan, hingga ketika pekerja migran kembali ke Indonesia dan mulai membangun usaha," katanya

Program SMK Go Global menargetkan penyiapan 500.000 tenaga kerja kompeten untuk berbagai sektor yang memiliki peluang kerja di pasar global.

Untuk wilayah Jawa Tengah, program tersebut menargetkan 6.800 peserta yang terbagi dalam Batch 1 sebanyak 1.660 orang dan Batch 2 sebanyak 5.140 orang.

Pendaftaran program tersebut telah dibuka sejak 12 Agustus 2026, dengan pelatihan dijadwalkan mulai 26 Agustus 2026 dan target penempatan perdana pada akhir September 2026.

Baca juga: Gubernur Jateng kunjungi stand Bank Jateng di pameran produk UMKM

Pewarta: Immanuel Citra Senjaya
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.