Bank Aceh dan BI luncurkan Soundbox QRIS Dinamis, model kerja sama pertama BPD--BI di Indonesia - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - BUMD PT Bank Aceh Syariah (BAS) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Aceh meluncurkan QRIS Dinamis Soundbox sebagai upaya memperkuat kerja sama dan sinergi digitalisasi sistem pembayaran non tunai di Aceh.
“Kolaborasi ini merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem pembayaran digital di Aceh," kata Sekretariat Perusahaan Bank Aceh Syariah, Ilham Novrizal, di Banda Aceh, Sabtu.
Peluncuran dan penyerahan perangkat QRIS Soundbox ini dilaksanakan dalam rangkaian Meuseuraya Festival 2026 KPwBI Aceh, di Balee Meuseuraya Aceh, Banda Aceh. Kolaborasi ini menjadi model kerja sama pertama antara perbankan daerah dengan Bank Indonesia.
Baca juga: Ini total transaksi Qris selama BSI Fest Ramadhan di Banda Aceh
Ilham mengatakan, inisiatif ini merupakan bagian dari upaya memperluas pemanfaatan transaksi nontunai, sekaligus mendukung pengembangan ekosistem pembayaran digital yang inklusif bagi pelaku usaha dan masyarakat.
Ia menyebutkan, hingga saat ini sebanyak 154 perangkat QRIS Dinamis Soundbox telah didistribusikan kepada merchant pengguna QRIS Bank Aceh.
Pada tahap berikutnya, Bank Aceh merencanakan penyaluran tambahan sebanyak 246 perangkat untuk memperluas pemanfaatan layanan ini di berbagai sektor usaha.
"Melalui QRIS Dinamis Soundbox, kami ingin menghadirkan kemudahan bagi merchant dalam memantau transaksi sekaligus meningkatkan kenyamanan dan efisiensi pelayanan kepada pelanggan,” ujarnya.
QRIS Dinamis Soundbox ini merupakan sistem pembayaran Bank Aceh yang terintegrasi, dan memberikan notifikasi suara ketika transaksi berhasil dilakukan.
Fitur ini, membantu merchant mengetahui penerimaan pembayaran secara langsung tanpa harus melakukan pengecekan manual melalui aplikasi atau meminta konsumen menunjukkan bukti transaksi.
Dari sisi konsumen, QRIS Dinamis memungkinkan kode QR ditampilkan sesuai dengan nominal belanja yang dimasukkan oleh merchant.
Artinya, konsumen cukup memindai kode tersebut menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS, kemudian menyelesaikan pembayaran sesuai petunjuk pada aplikasi tanpa perlu memasukkan nominal transaksi secara manual.
Ilham berharap, kemudahan tersebut dapat membantu meminimalkan kesalahan penginputan nominal, mempercepat proses transaksi, serta meningkatkan ketertiban pemantauan pembayaran bagi merchant.
"Pada akhirnya, pemanfaatan teknologi ini diharapkan mendukung produktivitas pelaku usaha dan meningkatkan kualitas pengalaman bertransaksi masyarakat," katanya.
Ia menegaskan, sinergi Bank Aceh Syariah dan Bank Indonesia ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong transformasi digital UMKM, memperluas adopsi pembayaran nontunai, serta memperkuat daya saing ekonomi daerah.
Bank Aceh berkomitmen untuk terus mengembangkan layanan pembayaran digital dan memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan.
Pewarta: Rahmat Fajri
Editor : Febrianto Budi Anggoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.