APBD Perubahan Pulang Pisau 2026 defisit Rp6,440 miliar

APBD Perubahan Pulang Pisau 2026 defisit Rp6,440 miliar

Senin, 10 Agustus 2026 19:45 WIB

Image Print

Wakil Bupati Pulang Pisau Ahmad Jayadikarta menerima berita acara rapat paripurna DPRD, Senin (10/8/2026). ANTARA/Dita Marsena

Pulang Pisau (ANTARA) - Wakil Bupati Pulang Pisau Kalimantan Tengah Ahmad Jayadikarta mengatakan dalam perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 kabupaten setempat mengalami defisit sebesar Rp6,440 miliar.

“Kita masih menghadapi defisit dalam perubahan APBD 2026 meski sebelumnya telah berupaya menjaga keseimbangan anggaran melalui berbagai penyesuaian,” kata Ahmad Jayadikarta di Pulang Pisau, Senin.

Ia mengatakan, kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah setempat karena kemampuan fiskal harus dikelola secara hati-hati. Terlebih, pemerintah pusat masih mendorong efisiensi anggaran pada tahun mendatang.

“Jangan sampai kondisi seperti ini terus terjadi karena pusat sudah menyarankan pada 2027 kita masih tetap harus melakukan efisiensi,” jelasnya.

Menurut Ahmad Jayadikarta, pemerintah setempat sebelumnya telah berusaha melakukan penyesuaian agar struktur anggaran tetap berada dalam kondisi berimbang antara pendapatan dan belanja. Langkah ini dilakukan agar anggaran tetap berimbang dan kemampuan keuangan daerah tetap dapat mendukung pelaksanaan program yang telah direncanakan.

Dia mengungkapkan, target perubahan APBD Kabupaten Pulang Pisau Tahun Anggaran 2026, pendapatan daerah yang terdiri atas Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pendapatan transfer ditargetkan mencapai Rp805,827 miliar. Sementara itu, belanja daerah pada perubahan APBD 2026 ditargetkan sebesar Rp812,268 miliar.

“Belanja daerah yang terdiri dari belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga dan belanja transfer ditargetkan sebesar Rp812,268 miliar lebih,” katanya.

Perbedaan antara target pendapatan dan belanja tersebut menyebabkan perubahan APBD Kabupaten Pulang Pisau Tahun Anggaran 2026 mengalami defisit. Ia menjelaskan untuk menutup defisit tersebut penerimaan pembiayaan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 dianggarkan sebesar Rp6,440 miliar

Penerimaan pembiayaan tersebut bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) tahun anggaran sebelumnya yang dianggarkan sebagai penerimaan pembiayaan ditargetkan sebesar Rp6,440 miliar.

Baca juga: Wabup Pulang Pisau tegaskan empat langkah perkuat pelayanan kesehatan

Baca juga: SDN Pulang Pisau 2 dan SMPN 2 Maliku juara cerdas cermat

Baca juga: LPH UIN Palangka Raya gandeng UIN Sunan Gunung Djati perkuat layanan sertifikasi halal

Pewarta : Adi Waskito/Dita Marsena
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.