Apakah Boleh Membawa Skincare ke Koper Kabin Pesawat?
Jakarta, CNN Indonesia --
Bagi sebagian orang, membawa skincare sudah menjadi rutinitas harian yang sulit ditinggalkan. Namun, tidak semua barang bisa langsung dimasukkan ke dalam koper kabin tanpa memperhatikan aturan penerbangan.
Lantas, apakah boleh membawa skincare ke koper kabin pesawat? Simak penjelasannya di sini.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Produk seperti facial wash, toner, serum, sunscreen, hingga moisturizer biasanya menjadi barang wajib yang masuk ke dalam koper. Namun, terdapat ketentuan mengenai produk berbentuk cairan, gel, krim yang perlu diperhatikan.
Jika tidak memperhatikan aturan tersebut, produk skincare yang dibawa bisa saja diminta untuk dikeluarkan saat pemeriksaan keamanan. Karena itu, penting mengetahui aturan bagasi kabin sebelum mulai memasukkan semua produk ke dalam koper.
Menurut Transportation Security Administration (TSA), penumpang diperbolehkan membawa cairan, aerosol, gel, krim, dan pasta dalam bagasi kabin dengan ketentuan setiap wadah memiliki kapasitas maksimal 3,4 ounce atau 100 ml. Produk tersebut juga dianjurkan ditempatkan dalam satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali.
Aturan ini berlaku untuk berbagai produk yang umum digunakan sehari-hari, seperti:
Pilihan Redaksi
- Memang Nyaman, tapi Kenapa Sandal Jepit Tak Boleh Dipakai di Pesawat?
- Kenapa Power Bank Tidak Boleh Masuk Bagasi Pesawat? Ini Alasannya
- Kenapa Telinga Berdenging saat Naik Pesawat? Ini Penjelasannya
- Facial wash dan cleanser
- Toner
- Serum
- Moisturizer atau face cream
- Sunscreen
- Sampo dan conditioner
- Hair gel
- Parfum
- Deodoran
- Pasta gigi
- Lip gloss
- Mascara
- Kutek
Jika memiliki produk dalam kemasan 150 ml atau 200 ml, sebaiknya pindahkan isinya ke wadah travel-size dengan kapasitas maksimal 100 ml. Kemudian, beberapa produk non cair seperti bedak, kosmetik padat, atau skincare berbentuk stick umumnya lebih praktis untuk dibawa.
Tips aman bawa skincare ke kabin pesawat
Agar tidak mengalami kendala saat pemeriksaan keamanan, perhatikan beberapa tips berikut.
1. Pilih kemasan travel-size
Gunakan wadah berukuran maksimal 100 ml untuk skincare berbentuk cair, gel, krim, atau pasta. Serum, toner, cleanser, dan moisturizer bisa dipindahkan ke botol kecil khusus perjalanan.
Perlu diingat, yang diperhitungkan adalah kapasitas wadah, bukan jumlah isi di dalamnya.
2. Satukan produk cair dalam kantong transparan
Masukkan seluruh produk cair, gel, krim, dan aerosol yang akan dibawa ke kabin ke dalam satu kantong plastik transparan yang dapat ditutup kembali. Cara ini membuat proses pemeriksaan lebih mudah.
3. Bedakan produk cair dan padat
Produk seperti bedak padat, sabun batang, atau kosmetik berbentuk stick dapat dipisahkan dari produk cair. Selain lebih mudah ditata, cara ini membantu kamu mengetahui produk mana yang harus mengikuti batas 100 ml.
4. Hati-hati membawa benda tajam
Tidak semua perlengkapan kecantikan diperbolehkan masuk kabin. Benda dengan ujung tajam atau runcing dapat memiliki pembatasan karena alasan keamanan.
Sementara itu, beberapa perlengkapan seperti pinset, gunting kuku, sikat gigi elektrik, pengering rambut, dan pisau cukur sekali pakai dapat memiliki ketentuan berbeda.
Jika ragu, periksa aturan bandara atau maskapai sebelum berangkat.
5. Perhatikan parfum dan produk aerosol lainnya
Parfum, hair spray, deodoran, dan produk sejenis perlu dikemas sesuai ketentuan cairan atau aerosol yang berlaku. Jangan langsung membawa kemasan besar ke kabin sebelum memeriksa aturan penerbangan yang digunakan.
Perlu diingat, aturan penerbangan dapat berbeda antara satu negara, bandara, dan maskapai lainnya. Dengan persiapan yang tepat, skincare favorit tetap bisa menemani perjalanan tanpa harus khawatir tertinggal di pemeriksaan keamanan.
(gas/asr)