Amran Targetkan Penanaman Bahan Baku Etanol Dimulai Tahun Depan |Republika Online

Petani menggunakan alat berat untuk mengolah tebu saat panen raya di kawasan Lanud Abdulrachman Saleh, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Jumat (17/7/2026). Pengembangan ekosistem tebu yang terintegrasi dari hulu hingga hilir di Lanud Abdulrachman Saleh tersebut selain menghasilkan gula, tebu juga diolah menjadi bioetanol, bahan bakar ramah lingkungan, pupuk organik, dan berbagai produk industri bernilai tambah yang mendukung ketahanan energi serta memperkuat industri nasional.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menargetkan penanaman bahan baku untuk pengembangan etanol mulai dilakukan tahun depan. Bahan baku tersebut meliputi singkong, tebu, dan jagung yang akan dikembangkan untuk mendukung program etanol nasional.

Amran mengatakan persiapan program tersebut dilakukan setelah mendapat arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas maupun melalui komunikasi langsung selama tiga hari berturut-turut. Sebanyak 44 bupati juga disebut mendukung program tersebut sehingga pemerintah mulai menyiapkan langkah implementasinya di daerah.

"Hari ini kami rapat hubungannya etanol sumbernya adalah singkong, tebu, dan jagung. Itu atas arahan Bapak Presiden Republik Indonesia tiga hari berturut-turut ratas maupun ditelepon beliau," kata Mentan, di Jakarta, Selasa (22/9/2026).

Amran mengatakan pemerintah akan mulai bergerak untuk menyiapkan produksi bahan baku etanol dari daerah. Penanaman diharapkan sudah dapat dimulai pada tahun depan setelah tahapan persiapan dilakukan. "Insyaallah kita akan mulai bergerak sekarang dan tahun depan mudah-mudahan sudah mulai tanam," ujarnya.

Untuk jagung, Amran menyiapkan skema percobaan dengan melibatkan bupati yang hadir dalam pertemuan tersebut. Setiap bupati akan mendapatkan dukungan untuk melakukan percobaan penanaman jagung seluas 1.000 hektare.

"Nanti kita lihat hasilnya 1.000 hektar satu bupati yang datang. Kita lihat jagungnya yang tanamannya bagus, produksinya tinggi, saya akan tambah di Januari tambah luasan jagung," kata tokoh yang juga menjabat sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) ini.

Amran juga menyiapkan dukungan alat dan mesin pertanian untuk memperkuat pelaksanaan penanaman di daerah. Menurut dia, pengembangan tebu menjadi bagian penting dalam penyediaan bahan baku etanol selain jagung dan singkong.

"Begitu pula alat mesin pertanian kita berikan mensupport, tetapi yang paling penting adalah tebu," ujarnya.