◐

7 Destinasi Wisata Solo 2026 untuk Liburan Keluarga dan Pencinta Budaya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 12:13 WIB

Jakarta, VIVA – Solo menyimpan jejak sejarah Jawa yang dapat dikunjungi langsung, mulai dari Keraton Surakarta yang berdiri sejak 1744 hingga Pura Mangkunegaran yang dibangun pada 1757. Keluarga juga dapat berwisata ke Solo Safari di Taman Satwa Taru Jurug, yang dibuka pada 2023. Perpaduan wisata satwa dan budaya ini menjadikan Solo pilihan untuk liburan bersama anak sekaligus mengenal sejarah.

Baca Juga

Jika berangkat dari Jakarta, Anda dapat mencari flight ticketmelalui Traveloka. Menurut halaman rute Traveloka, penerbangan langsung tercepat dari Bandara Soekarno-Hatta ke Adi Soemarmo memakan waktu sekitar 1 jam 15 menit. Cari flight ticket atau gunakan kata kunci tiket pesawat jakarta solo sebelum menyusun rencana kunjungan ke berbagai destinasi berikut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Solo Safari

Baca Juga

Solo Safari di kawasan Taman Satwa Taru Jurug merupakan pilihan tepat untuk wisata edukasi anak. Mengusung konsep modern, tempat ini menyediakan area interaktif di mana anak-anak dapat memberi makan serta menyentuh kelinci dan kambing mini secara langsung, hingga mengamati satwa langka seperti singa dan komodo dari jarak aman.

● Jam Operasional: Senin–Jumat pukul 08.30–16.30 WIB; Sabtu–Minggu dan Hari Libur pukul 08.00–16.30 WIB.

Baca Juga

● Estimasi Tiket: Berkisar antara Rp45.000 hingga Rp110.000 per orang (tersedia opsi paket rekreasi dan pertunjukan satwa harian).

2. Keraton Surakarta Hadiningrat

Didirikan oleh Pakubuwono II pada tahun 1744, Keraton Surakarta merupakan pusat kebudayaan Jawa yang megah di inti Kota Solo. Berlokasi strategis di dekat Alun-Alun Lor dan Pasar Klewer, keraton ini menyimpan museum dengan 13 ruang pameran yang menampilkan foto-foto raja, perabot kerajaan, senjata kuno, topeng, gamelan, hingga Kereta Kencana Kyai Garuda.

● Aturan Kunjungan: Pengunjung wajib mengenakan pakaian yang sopan dan tertutup. Harap ikuti petunjuk pemandu karena sebagian area keraton masih aktif digunakan untuk kediaman keluarga kerajaan dan upacara adat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

3. Pura Mangkunegaran

Pura Mangkunegaran menghadirkan keindahan arsitektur istana Jawa berbasis bangunan kayu joglo yang didirikan oleh Raden Mas Said (Pangeran Sambernyawa) pada tahun 1757. Di dalam kompleks ini terdapat Perpustakaan Rekso Pustoko yang menyimpan koleksi naskah serta literatur bersejarah.

Halaman Selanjutnya

● Informasi & Tata Tertib: Tiket masuk dapat dipesan secara daring (sekitar Rp30.000 per orang). Pengunjung diwajibkan melepas alas kaki saat menaiki Pendhapa Ageng dan Pringgitan, dilarang membawa tripod, serta disarankan tidak mengenakan pakaian berbahan beludru atau motif batik parang.