◐

6-0 dan Gagal Final! Malapetaka Malaysia Berlanjut, Tan Cheng Hoe Makin Pusing: 2 Pilar Absen Lawan Vietnam

Warta Ekonomi, Jakarta -

Timnas Malaysia menghadapi situasi sulit menjelang pertandingan perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 melawan Vietnam. Setelah gagal ke final secara dramatis, Harimau Malaya kini harus kehilangan dua pemain penting, Faisal Halim dan Dion Cools.

Malaysia sebenarnya menutup fase Grup A dengan kemenangan telak 6-0 atas Singapura di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Kamis (1/10/2026). Hasil tersebut sempat membuat Malaysia berada di atas angin dalam persaingan menuju final.

Namun, pesta Malaysia berubah menjadi kekecewaan setelah Timnas Indonesia mencetak dua gol tambahan pada masa injury time ketika menghadapi Bangladesh. Indonesia akhirnya menang 9-2 dan unggul dalam produktivitas gol atas Malaysia.

Kegagalan tersebut membuat Malaysia harus puas finis di posisi kedua Grup A. Skuad asuhan Tan Cheng Hoe kemudian dijadwalkan menghadapi Vietnam dalam perebutan tempat ketiga FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2026).

Masalah Malaysia ternyata belum berhenti setelah kehilangan tiket final. Tan Cheng Hoe kini harus memutar otak karena dua pemain andalannya dipastikan tidak memperkuat Harimau Malaya saat menghadapi Vietnam.

Faisal Halim menjadi pemain pertama yang meninggalkan skuad. Pemain tersebut harus kembali ke Malaysia untuk menjalani perawatan setelah mengalami cedera betis dan tendon saat menghadapi Indonesia.

Kehilangan Faisal menjadi pukulan tersendiri karena Malaysia membutuhkan kekuatan terbaik untuk menutup turnamen dengan kemenangan. Apalagi pertandingan melawan Vietnam menjadi kesempatan bagi Harimau Malaya untuk bangkit setelah kegagalan dramatis di fase grup.

Selain Faisal, Malaysia juga tidak bisa diperkuat kapten mereka, Dion Cools. Bek tersebut meninggalkan skuad karena harus menyelesaikan urusan keluarga.

Tan Cheng Hoe membenarkan absennya Cools dan memilih menghormati keputusan pemainnya tersebut. Ia juga berharap pemain lain mampu mengisi kekosongan yang ditinggalkan sang kapten.

“Selepas perlawanan melawan Singapura dalam tempo hari, Dion (Cools) tidak bersama kita karena perlawanan akan datang karena dia mempunyai urusan keluarga yang perlu diselesaikan dengan segera,” kata Cheng Hoe dikutip dari Berita Harian.

“Kita menghormati keputusan Dion dan mengharapkan yang terbaik untuk beliau. Pada masa yang sama, kita mengharapkan pemain lain bersedia melakukan perlawanan melawan Vietnam,” sambungnya.

Baca Juga: Timnas Indonesia Lolos Dramatis, Erick Thohir Singgung 'Apa yang Terjadi di Sini dan di Tempat Lain'

Kondisi tersebut membuat Tan Cheng Hoe harus mencari formula baru untuk menghadapi Vietnam. Dua pemain yang sebelumnya menjadi bagian penting skuad Malaysia kini tidak tersedia ketika tim membutuhkan respons setelah gagal mencapai final.

Meski demikian, Cheng Hoe memastikan suasana di dalam tim tetap positif. Ia meminta para pemain tidak larut dalam kekecewaan setelah kemenangan 6-0 atas Singapura ternyata belum cukup untuk membawa Malaysia ke partai puncak.

“Memang ketika seluruh pasukan termasuk pemain dan pegawai agak kecewa, tetapi meskipun kita tidak layak untuk final, semua anggota pasukan tetap positif dan suasana cukup baik,” ujar Cheng Hoe.

Pelatih berusia 58 tahun itu juga ingin Malaysia mempertahankan performa dan kekompakan yang telah ditunjukkan selama turnamen. Menurutnya, kemenangan tetap menjadi target meski pertandingan berikutnya hanya menentukan posisi ketiga.

“Kami harus mempertahankan performa dan konsistensi, karena kemenangan tim lahir dari kerja sama yang solid dan semangat juang,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, pertandingan melawan Vietnam menjadi ujian berikutnya bagi Malaysia. Harimau Malaya bukan hanya dituntut bangkit setelah gagal ke final, tetapi juga harus membuktikan mampu tampil kompetitif tanpa dua pemain pentingnya.

Bagi Tan Cheng Hoe, kemenangan atas Vietnam bisa menjadi penutup untuk mengobati kekecewaan setelah drama di fase grup sekaligus menjaga momentum Malaysia menjelang agenda sepak bola berikutnya.