226 keluarga transmigrasi di Pulau Simeulue terima sertifikat tanah
Banda Aceh (ANTARA) - Sebanyak 226 keluarga transmigrasi di UPT 1 Latiung, Kecamatan Teupah Selatan, Kabupaten Simeulue, Provinsi Aceh, menerima sertifikat tanah setelah menjadi transmigran di kabupaten kepulauan tersebut sejak 2002.
Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris di Simeulue, Senin, mengatakan penyerahan sertifikat tersebut untuk mendukung kepastian hukum hak atas tanah yang telah dimiliki masyarakat transmigrasi tersebut.
"Kami berterima kasih kepada Bapak Menteri Transmigrasi yang telah memberikan sertifikat kepada transmigran ini. Dengan adanya sertifikat tanah tersebut, warga di transmigrasi tidak lagi waswas," katanya.
Sebelumnya, Bupati Simeulue Mohammad Nasrun Mikaris bersama Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Pusat Satuan Kawasan Pengembangan Kementerian Transmigrasi RI Lalu Samsul Hakim menyerahkan sertifikat tersebut kepada 226 keluarga transmigran.
Ia berharap sertifikat hak milik tanah tersebut menjadi penyemangat bagi warga transmigrasi untuk terus berusaha mengelola lahan usaha yang telah sah menjadi hak milik tersebut.
"Semoga lahan yang sudah mendapat sertifikat hak miliki ini bisa dimanfaatkan dengan baik guna meningkatkan kesejahteraan keluarga," kata Bupati.
Baca juga: Mentrans pastikan sertifikasi 129 ribu bidang tanah transmigrasi
Baca juga: Mentrans serahkan SHM warga Rempang yang transmigrasi ke Tanjung Banon
Pada kesempatan itu, Bupati Simeulue juga mengharapkan Kementerian Transmigrasi melanjutkan pembangunan jalan dan jembatan ke wilayah transmigrasi.
"Pembangunan jalan dan jembatan tersebut untuk membuka konektivitas wilayah transmigrasi di Kabupaten Simeulue serta mewujudkan kabupaten kepulauan ini sebagai pusat pertumbuhan ekonomi biru pada 2030," katanya.
Sementara itu, Direktur Pengembangan Satuan Permukiman dan Pusat Satuan Kawasan Pengembangan Kementerian Transmigrasi Lalu Samsul Hakim mengatakan penyerahan sertifikat merupakan komitmen negara untuk hadir kepada masyarakat guna mendapatkan sertifikat hak milik.
"Semoga sertifikat yang dimiliki bisa digunakan sebaik-baiknya sehingga kesejahteraan masyarakat transmigrasi Latiung bisa semakin meningkat," kata Lalu Samsul Hakim.
Penyerahan sertifikat juga disaksikan Menteri Transmigrasi Muhammad Iftitah Sulaiman yang terhubung melalui sambungan panggilan video. Menteri juga menyempatkan berinteraksi dengan warga transmigrasi.
Menteri berjanji akan meluangkan waktu untuk berkunjung ke Pulau Simeulue guna melihat langsung keadaan warga di Transmigrasi Latiung di Kecamatan Teupah Selatan tersebut.
Baca juga: Mentrans serahkan 400 SHM kepada 200 transmigran di Sumba Timur
Baca juga: BPN sebut 367 sertifikat tanah transmigrasi di Lombok Tengah rampung
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor: Budhi Santoso
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.