1.640 guru terdampak banjir di Aceh Timur terima bantuan - ANTARA News Aceh
Aceh Timur (ANTARA) - Sebanyak 1.640 guru terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur menerima bantuan kemanusiaan dari Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PB PGRI).
Ketua Umum PGRI Aceh Timur Bustami di Aceh Timur, Jumat, mengatakan bantuan tersebut disalurkan secara bertahap. Penyaluran tahap pertama menyasar 627 guru di tiga kecamatan di Kabupaten Aceh Timur.
"Bantuan tersebut merupakan hasil penggalangan donasi dan sumbangsih para guru dari berbagai daerah di Indonesia yang dihimpun PB PGRI. Bantuan tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap tenaga pendidik yang terdampak banjir di Kabupaten Aceh Timur," katanya.
Secara keseluruhan, kata dia, PB PGRI menyiapkan dana bantuan sebesar Rp164,45 juta yang disalurkan kepada 1.640 guru terdampak di berbagai wilayah Kabupaten Aceh Timur.
"Pada tahap pertama, kami salurkan bantuan tersebut 627 guru yang berasal dari Kecamatan Pante Bidari, Kecamatan Madat, dan Kecamatan Simpang Ulim," kata Bustami.
Aksi sosial tersebut tidak berhenti pada penyaluran di tiga kecamatan. PGRI masih terus mendata terhadap guru-guru terdampak di kecamatan lainnya agar bantuan tahap berikutnya dapat disalurkan secara cepat dan tepat sasaran.
Baca: Medco E&P dan BPMA salurkan beasiswa untuk 431 pelajar berprestasi di Aceh Timur
Ketua PGRI Aceh Timur itu mengatakan bantuan yang disalurkan bukan sekadar dinilai secara materi, tetapi juga menjadi bukti nyata kepedulian keluarga besar PGRI terhadap para guru yang sedang menghadapi musibah.
"Memang nilainya tidak besar, tetapi ini merupakan bentuk perhatian dan kepedulian seluruh guru di Indonesia kepada rekan-rekan guru yang mendapat musibah banjir di Kabupaten Aceh Timur," kata Bustami.
Menurut Bustami, semangat gotong royong yang ditunjukkan para pendidik dari seluruh Indonesia menjadi bukti bahwa solidaritas di lingkungan PGRI tidak terhalang oleh batas geografis.
"Kami ingin memastikan bahwa rekan-rekan guru yang terdampak banjir merasakan kehadiran dan dukungan dari saudara-saudaranya di seluruh Indonesia. Solidaritas inilah yang menjadi kekuatan PGRI," katanya.
Bustami juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus PGRI, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten kota di seluruh Indonesia yang bergerak cepat menghimpun donasi dan menyalurkan bantuan kepada para guru terdampak bencana di Kabupaten Aceh Timur.
Ia berharap bantuan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para guru untuk segera bangkit dari masa-masa sulit pascabencana dan kembali menjalankan tugas mendidik generasi penerus bangsa.
"Semoga bantuan ini dapat menjadi penyemangat bagi rekan-rekan guru untuk kembali menjalankan tugas mulia mencerdaskan anak bangsa. Kami percaya, kebersamaan dan kepedulian akan selalu menjadi kekuatan bagi keluarga besar PGRI," kata Bustami.
Baca: Pemkab Aceh Timur bangun kembali sekolah rusak diterjang banjir
Pewarta: Hayaturrahmah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.