◐

1.500 lansia Kota Bekasi berkumpul rayakan Hari Lansia Sedunia - ANTARA News Megapolitan

Kota Bekasi (ANTARA) - Sebanyak 1.500 warga lanjut usia (lansia) asal Kota Bekasi, Jawa Barat berkumpul di GOR Bang Yan Bekasi merayakan Hari Lansia Sedunia dan Hari Kesehatan Mental Indonesia dengan penuh keceriaan serta antusias.

Kegiatan bertema 'Lansia Sehat, Jiwa Raga, Berdaya, Bermartabat Bersama PDI Perjuangan' itu dihadiri Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan Ribka Tjiptaning, jajaran fraksi dan anggota PDI Perjuangan serta Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono.

"Rasa-rasanya Kota Bekasi tepat menjadi lokasi peringatan Hari Lansia karena kami telah memiliki Sekolah Lansia Kasih Untuk Negeri (KUN) yang berjalan sejak tahun 2022. Saat ini ada 3.800 lansia terdaftar dalam program tersebut," kata Wali Kota Bekasi Tri Adhianto di Bekasi, Kamis.

Kegiatan ini dimeriahkan beragam kreativitas yang ditampilkan para lansia mulai peragaan busana, permainan angklung massal hingga tarian tradisional asal Pulau Bali sebagai wujud memberikan ruang bagi mereka untuk tetap aktif, berkarya dan tampil percaya diri di tengah masyarakat.

Selain itu, para peserta juga mendapatkan layanan kesehatan gratis di antaranya pemeriksaan kesehatan mata serta pemberian kacamata sebagai bagian dari upaya mendorong lansia untuk tetap memperhatikan kondisi kesehatan dan menjalani aktivitas sehari-hari dengan nyaman.

Tri menyatakan Sekolah Lansia menjadi ruang bagi para warga usia lanjut untuk mendapatkan pengetahuan tentang kesehatan sekaligus beraktivitas dan bersosialisasi.

"Saya sangat mengapresiasi lansia yang tetap ingin terus belajar, beraktivitas, bersosialisasi dan menjaga kesehatan. Sehingga masa lanjut usia tetap dapat dijalani dengan kegiatan yang positif," ujarnya.

Keberadaan Sekolah Lansia merupakan bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang mendukung kelompok lanjut usia agar tetap sehat, aktif dan memiliki ruang untuk berkontribusi di tengah masyarakat.

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai keberadaan Sekolah Lansia di Kota Bekasi dapat menjadi ruang komunikasi, edukasi kesehatan sekaligus aktivitas sosial bagi masyarakat lanjut usia.

"Tadi disampaikan oleh Pak Wali Kota Bekasi, Pak Tri Adhianto, bahwa Kota Bekasi telah memiliki sekolah lansia. Program seperti ini akan kami dorong menjadi kebijakan strategis di daerah-daerah yang dipimpin kader PDI Perjuangan. Sekolah lansia bisa menjadi ruang komunikasi, edukasi kesehatan hingga aktivitas sosial bagi para lansia," ucapnya.

Dirinya juga mengapresiasi terobosan Pemkot Bekasi yang telah membangun wadah pemberdayaan lansia secara terstruktur. Perhatian terhadap lansia menurutnya perlu ditempatkan sebagai bagian dari gerak kebudayaan agar mereka tetap memiliki ruang interaksi dan tidak merasa sendiri.

"Komitmen kepedulian terhadap lansia kami tempatkan sebagai gerak kebudayaan. Kader-kader partai akan ditugaskan mengunjungi para lansia dan mendorong kebijakan yang berpihak kepada mereka agar tidak merasa sendiri, mendapatkan pelayanan kesehatan dan memiliki ruang sosialisasi yang baik," ujarnya.

Hasto melanjutkan Pemkot Bekasi telah merancang kurikulum dan program Sekolah Lansia sejak tahun 2022 sebagai ruang edukasi untuk memenuhi kebutuhan interaksi dan aktivitas bagi kelompok lanjut usia.

"Kami melihat struktur penduduk usia lanjut di Kota Bekasi cukup besar. Kami tidak ingin lansia menjadi beban, tetapi justru menjadi faktor pendorong pembangunan Kota Bekasi melalui pengalaman, pemikiran dan keteladanan yang mereka miliki," kata dia.

Pewarta: Pradita Kurniawan Syah
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.