Yon Parako 466 Pasgat salurkan air siap minum - ANTARA News Kalimantan Barat
Pontianak (ANTARA) - Yon Parako 466 Pasgat menyalurkan air siap minum kepada masyarakat yang mengalami keterbatasan akses air bersih di Desa Kuala Dua, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat.
"Bantuan tersebut disalurkan di Masjid Al-Barokah, Jalan Rasau Jaya, Kecamatan Sungai Raya, Jumat, menggunakan satu unit truk 'water treatment' milik Korpasgat," kata Danyon Parako 466 Pasgat Letkol Pas Adim Dwi Prasanda di Sungai Raya, Jumat.
Dia mengatakan distribusi air merupakan bentuk kepedulian Korpasgat untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar.
"Distribusi akan terus diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam memenuhi kebutuhan dasar seperti penyaluran air siap minum, hal ini sebagai bentuk kepedulian Korpasgat kepada masyarakat," tuturnya.
Truk 'water treatment' tersebut dipimpin Letda Pas Dhevan Harvi Saputra dan memiliki kemampuan mengolah berbagai sumber air baku menjadi air siap minum.
Sumber air yang dapat diolah meliputi air sungai, parit, air banjir hingga air dari kawasan gambut. Kendaraan tersebut mampu menghasilkan hingga 4.000 liter air siap minum per jam.
Dia menjelaskan kemampuan tersebut memungkinkan Korpasgat memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar lokasi untuk membantu masyarakat ketika akses terhadap air bersih terbatas.
"Ini merupakan salah satu langkah konkret dalam mendukung pelayanan kemanusiaan. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat yang mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih," katanya.
Yon Parako 466 Pasgat akan terus mengoptimalkan sarana dan personel yang dimiliki untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
Penyaluran air tersebut menjadi bagian dari komitmen Korpasgat untuk hadir di tengah masyarakat melalui bantuan kemanusiaan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar warga.
Pewarta: Rendra Oxtora
Editor : Andilala
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.