Yogyakarta meluncurkan logo HUT ke-270 tandai rangkaian agenda hari jadi

Yogyakarta meluncurkan logo HUT ke-270 tandai rangkaian agenda hari jadi

Jumat, 7 Agustus 2026 17:19 WIB

Image Print

Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai peluncuran logo HUT ke-270 Kota Yogyakarta di Pasar Beringharjo Yogyakarta. Jumat (7/8/2026) (ANTARA/Hery Sidik)

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Yogyakarta meluncurkan logo Hari Ulang Tahun (HUT) ke-270 Yogyakarta di halaman depan Pasar Beringharjo, kawasan Malioboro, yang sekaligus menandai dimulainya rangkaian kegiatan dalam rangka hari jadi kota tersebut.

"Kita soft launching hari jadi Kota Yogyakarta yang ke-270. Kalau tepatnya masih tanggal 7 Oktober, tetapi kita launching mulai tanggal 7 Agustus supaya kegiatan ini lebih berdampak dan berdaya terhadap ekonomi masyarakat," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo usai peluncuran di Yogyakarta, Jumat.

Menurut dia, dengan tagline Otentik Konkret kepanjangan dari OK, rangkaian kegiatan HUT Kota Yogyakarta selama dua bulan ke depan yang diawali dengan kerja bakti di seluruh titik Yogyakarta ini akan mengangkat hal-hal yang otentik untuk Kota Yogyakarta.

"Hal-hal yang otentik mungkin berbau budaya, berbau seni, tradisi, heritage dan berbau hal-hal yang khas Yogyakarta ini betul-betul bisa kita transformasikan menjadi kenyataan dalam kehidupan kita sehari-hari," katanya.

Menurut dia, dengan kata lain otentik konkret tersebut harus benar benar bisa dirasakan masyarakat, dan tidak hanya menjadi simbol-simbol, seperti menara gading, tetapi bisa konkret dirasakan bersama.

"Saya kira ini inti dari OK, Otentik Konkret itu tagline yang kita pikirkan sejak satu bulan yang lalu akhirnya lahirlah kami menyepakati dengan OK untuk Yogyakarta ke-270 tahun, dan di 270 titik juga diadakan kerja bakti massal," katanya.

Hasto mengatakan, kerja bakti massal di 270 titik oleh ASN di lingkungan Pemkot Yogyakarta itu merupakan penebalan dari kerja bakti yang rutin diadakan setiap Jumat, bahkan sebelumnya sudah diadakan di 150 titik dengan masing-masing 30 ASN.

"Jadi setiap Jumat kami sudah mengerahkan 4.500 ASN untuk kerja bakti dari jam 07.00 sampai jam 08.30 WIB, dan ASN ini semua absennya di titik-titik kerja bakti. Nah inilah upaya kita dan kemudian diintegrasikan dengan hari jadi ke -270 Yogyakarta," katanya.

Wali Kota mengatakan, banyak ajang yang akan digelar selama dua bulan berbau budaya dan seni yang akan dipentaskan dan nantinya juga mempunyai "multiplier effect" kepada masyarakat, baik secara ekonomi maupun pariwisata.

Konsep Logo yang diluncurkan berbentuk gunungan membawa identitas 270 YK (Kota Yogyakarta) yang sedang meluncur mengangkasa dengan energi bentuk elemen grafis YK (melambangkan bibit unggul yang siap tumbuh dan mendunia).

Pada angka 270 bersambungan saling mendukung mengarah ke atas melambangkan sinergi kolaborasi dan gerakan bangkit bersama. Sementara logo YK merupakan inisial ikonik representasi modern Kota Yogyakarta.

Sementara posisi gunungan dengan sudut miring mengarah ke atas dan depan. Gunungan yang bergerak (tidak statis) melambangkan pergerakan yang dinamis dan akseleratif dengan konsistensi, keberlanjutan, konkret.

Gunungan tegak lurus juga menggambarkan lurus dalam tindakan, kebenaran dan ketangguhan, sedangkan puncak Gunungan melambangkan pencapaian tertinggi, Purna, Tuntas, sampai ke Tujuan, Keberhasilan.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Bambang Sutopo Hadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026