Yogyakarta berdayakan UMKM kuliner lokal lewat Koperasi Merah Putih

Yogyakarta berdayakan UMKM kuliner lokal lewat Koperasi Merah Putih

Selasa, 21 Juli 2026 18:51 WIB

Image Print

Pekerja menyelesaikan pemasangan papan nama Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Desa Sunju, Sigi, Sulawesi Tengah, Selasa (12/5/2026). ANTARA FOTO/Basri Marzuki

Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta memberdayakan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) kuliner lokal daerahnya melalui Koperasi Merah Putih yang telah dibentuk di setiap kelurahan wilayah perkotaan tersebut.

"Koperasi Merah Putih bersinergi dengan berbagai pihak untuk memberdayakan UMKM kuliner lokal," kata Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo di sela peringatan Hari Koperasi Ke-79 di Balai Kota Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, upaya tersebut ditempuh melalui program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi balita (bayi lima tahun) di posyandu dalam upaya pencegahan stunting yang bisa disediakan melalui Koperasi Merah Putih.

"Ke depan juga akan dikembangkan kerja sama Koperasi Merah Putih dengan petani dan peternak perkotaan dalam penyediaan pupuk, bibit serta sarana pertanian, peternakan dan perikanan," katanya.

Menurut dia, pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto menjadikan koperasi sebagai instrumen strategis pembangunan ekonomi rakyat melalui program KDKMP (Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih).

"Program itu diharapkan menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang mampu memperpendek rantai distribusi, perluas akses pembiayaan, meningkatkan pemasaran produk lokal hingga menghadirkan pelayanan ekonomi yang lebih dekat kepada masyarakat," katanya.

Dia juga mengatakan, implementasi Koperasi Merah Putih di Yogyakarta telah berjalan meski memiliki keterbatasan lahan dan ruang produksi, salah satu produk unggulannya adalah Batik Segoro Amarto Baru.

Kota Yogyakarta telah memiliki 45 Koperasi Merah Putih secara kelembagaan, dari jumlah tersebut, 34 koperasi aktif beroperasi, sisanya masih terus didampingi agar mampu berkembang dan memiliki aktivitas usaha yang berkelanjutan.

Lebih lanjut, dia mengatakan koperasi harus mampu bertransformasi menjadi koperasi digital yang memanfaatkan teknologi informasi, sistem pembayaran modern, serta berbagai platform digital untuk memperluas pasar dan menjangkau generasi muda, pelaku UMKM hingga "startup" lokal.

Dengan mengusung tema "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya," Pemkot Yogyakarta mengajak seluruh insan koperasi untuk membangun koperasi yang profesional, modern, transparan, inovatif dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun global.

Pewarta : Hery Sidik
Editor: Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026