Yogyakarta arahkan KKMP jadi koperasi berperan pasarkan produk mitra
Yogyakarta arahkan KKMP jadi koperasi berperan pasarkan produk mitra
Sabtu, 1 Agustus 2026 17:55 WIB
Prajurit Koramil 415-13/Mestong membersihkan area bangunan Koperasi Merah Putih yang selesai dibangun di Desa Suka Damai, Muaro Jambi, Jambi, Rabu (22/7/2026). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/nym
Yogyakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta mengarahkan Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) yang ada di kota tersebut menjadi agregator atau koperasi yang berperan memasarkan produk usaha dari mitra maupun anggota.
"Kota Yogyakarta nggak punya sumber daya alam, sehingga yang paling pas bagi koperasi (KKMP) adalah agregator," kata Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan di Yogyakarta, Sabtu.
Menurut dia, produk mitra atau koperasi yang dipasarkan oleh KKMP Yogyakarta tersebut bisa berasal dari Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) daerah lain atau tetangga, apabila produk atau hasil usaha mitra tersebut memiliki kualitas baik.
"Konkretnya, misalnya dari KDMP Kabupaten Bantul atau Sleman, kalau berasnya bagus, bisa dipasarkan juga ke koperasi (KKMP) di Kota Yogyakarta. Jadi, bisa sinergi dan dikolaborasikan, Yogyakarta tinggal ngambil pasokan produk dari kabupaten," katanya.
Dia mengatakan, dari sebanyak 45 kelurahan di Kota Yogyakarta sudah ada sebanyak 10 koperasi Merah Putih yang aktif berjalan, karena pengurusnya proaktif dan bagus, sebab koperasi bisa berjalan apabila cara pandang pengurus sudah sama.
Pihaknya menilai, pasar produk KKMP sudah di depan mata di wilayah kelurahan itu sendiri, misalnya bahan kebutuhan pokok, oleh sebab itu tinggal menyesuaikan 'suplayer' agar harganya lebih murah.
Dia mencontohkan, bisa dengan mengambil bahan kebutuhan pokok dari Bulog, tapi harus ada privilege khusus bagi KKMP dibanding lainnya agar lebih masuk.
Lebih lanjut, dalam memaksimalkan KKMP di Kota Yogyakarta, pihaknya mengusulkan konsep gandeng gendong agar koperasi bisa berjalan maksimal, bahkan Kamar Dagang Industri (Kadin) juga diharapkan siap menjadi mitra untuk kerja sama atau mengasuh KKMP.
"Mungkin solusi konsepnya adalah gandeng gendong atau penitip plasma. Misalnya Kadin bisa mengampu membuat koperasi bersama dengan KKMP yang ada di kota. Kadin DIY juga bikin suatu koperasi bersama, terus kerja sama dengan koperasi-koperasi yang ada," katanya.
Pewarta : Hery Sidik
Editor:
Sutarmi
COPYRIGHT © ANTARA 2026