Wow! Kereta Wisata Baru Hubungkan China ke Rusia

Jakarta -

Liburan lintas negara China dan Rusia kini semakin mudah. Kedua negara itu resmi menguji coba layanan kereta wisata baru yang menghubungkan Kota Vladivostok di Rusia dengan Kota Suifenhe di perbatasan China.

Rute itu menjadi jalur wisata baru yang memudahkan perjalanan dari kedua negara. Dalam layanan perdana pada Minggu (18/7/2026), kereta itu langsung mengangkut wisatawan dari dua arah.

Rombongan pertama turis Rusia tiba di Suifenhe untuk memulai perjalanan wisata selama empat hari di China. Di saat yang sama, sekitar 180 wisatawan China juga menaiki kereta menuju Vladivostok.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya Tempuh 8 Jam Perjalanan

Perjalanan kereta ini memakan waktu sekitar delapan jam. Tak sekadar menjadi moda transportasi, layanan tersebut juga menggabungkan berbagai destinasi wisata di sepanjang rute sehingga wisatawan dapat menikmati pengalaman perjalanan yang lebih praktis dalam satu paket.

Di dalam kereta tersedia kursi reguler di satu sisi gerbong, sementara sisi lainnya dilengkapi tempat tidur bertingkat dengan konsep terbuka. Penumpang yang memilih kabin soft sleeper juga bisa menikmati fasilitas kamar mandi dengan shower.

Di antara wisatawan yang menjajal debut kereta itu bahkan ada yang rela menempuh perjalanan ribuan kilometer hanya demi mencoba layanan baru tersebut.

"Saya terbang lebih dari 2.000 kilometer dari Provinsi Zhejiang di China timur hanya untuk mencoba kereta ini. Sekarang saya benar-benar tidak sabar untuk segera naik," kata wisatawan asal China, Gao Hailong, seperti dikutip Bastillepost, Sabtu (25/7).

Optimistis Dongkrak Pariwisata

Pemerintah setempat optimistis jalur kereta lintas negara itu menjadi penggerak baru sektor pariwisata. Kehadiran kereta itu diharapkan mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara sekaligus menghidupkan perekonomian di kawasan perbatasan.

"Layanan ini membuka koridor wisata lintas negara yang efisien dan nyaman. Wisatawan dari kedua negara kini benar-benar bisa bepergian dengan kereta dan tiba di tujuan dalam satu perjalanan tanpa transit, sekaligus memangkas biaya perjalanan lintas negara secara signifikan," ujar Wakil Direktur Biro Kebudayaan, Olahraga, Radio, Televisi, dan Pariwisata Kota Mudanjiang, Cong Yunhong.

Sejak kebijakan bebas visa bagi wisatawan Rusia mulai berlaku pada September 2025, sejumlah kota perbatasan di Provinsi Heilongjiang terus menggenjot sektor pariwisata internasional.

Pada paruh pertama tahun ini saja, Pelabuhan Darat Suifenhe mencatat lebih dari 310 ribu perlintasan keluar-masuk, naik 30,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Kereta wisata baru ini pun digadang-gadang menjadi babak baru perjalanan lintas negara.

Sekali naik, wisatawan kini bisa melintasi perbatasan China-Rusia dengan lebih cepat, nyaman, dan tanpa harus repot berganti transportasi.