Wamentan Sudaryono dorong kolaborasi tani perkuat kedaulatan pangan RI - ANTARA News Ambon, Maluku
Jakarta (ANTARA) - Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mendorong organisasi tani memperkuat kolaborasi dengan pemerintah guna memperkokoh kedaulatan pangan Indonesia sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui pembangunan pertanian yang berkelanjutan.
"Kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan organisasi petani menjadi kunci percepatan swasembada pangan sekaligus peningkatan kesejahteraan petani," kata Wamentan dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu.
Wamentan Sudaryono atau yang akrab disapa Mas Dar menekankan hal itu saat menghadiri Acara Sarasehan Membangun Jaringan Petani di Kantor BRMP Pusat, Kementerian Pertanian, Jakarta.
Ia mengajak seluruh organisasi tani di Indonesia untuk tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah di sektor pertanian.
Sudaryono mengatakan, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto memberikan perhatian besar terhadap sektor pertanian. Karena itu, seluruh organisasi tani perlu mengambil peran aktif dalam mengawal dan menyukseskan berbagai program pembangunan pertanian yang dijalankan Kementerian Pertanian.
"Kalau organisasi tani di era sekarang tidak ikut dalam program-program pertanian yang dijalankan pemerintah, tentu sayang sekali. Sekarang saatnya semua organisasi membangun komunikasi, aktif berkolaborasi, dan ikut mengawal pembangunan pertanian," ujar Sudaryono.
Menurutnya organisasi tani memiliki posisi strategis sebagai jembatan antara pemerintah dengan petani di lapangan. Melalui komunikasi yang intensif, berbagai kebutuhan, tantangan, hingga solusi yang dihadapi petani dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelaksanaan program pemerintah semakin tepat sasaran.
Karena itu, Kementerian Pertanian terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh organisasi petani melalui berbagai forum dialog, salah satunya Sarasehan Membangun Jaringan Petani. Forum itu diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat sinergi, menyatukan visi, serta mempercepat implementasi program-program pembangunan pertanian.
"Organisasi itu harus sering berkumpul, berdialog, mencari solusi bersama, saling membantu ketika ada persoalan, dan menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun pertanian," tutur Sudaryono.
Wamentan menambahkan, semangat kolaborasi tersebut penting untuk menjaga momentum keberhasilan sektor pertanian nasional.
Ia menyebut berbagai capaian yang diraih pemerintah, termasuk keberhasilan meningkatkan produksi pangan dan mewujudkan swasembada beras pada 2025, merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah, petani, penyuluh, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan.
Selain memperkuat produksi pangan, Wamentan juga menekankan pentingnya pendekatan pemberdayaan masyarakat dibandingkan sekadar memberikan bantuan. Menurutnya, program pemerintah harus mampu menciptakan petani yang mandiri, produktif, dan memiliki daya saing.
"Kita ingin masyarakat semakin mandiri. Karena itu pendekatan pemberdayaan jauh lebih penting sehingga masyarakat memiliki kemampuan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan," jelasnya.
Wamentan mengajak seluruh organisasi tani untuk terus membangun jejaring yang kuat dan memperbanyak kolaborasi.
Ia menegaskan Kementerian Pertanian siap menjadi mitra bagi seluruh organisasi dalam mempercepat pembangunan pertanian nasional.
"Kalau kita bergerak bersama, membangun jaringan yang kuat, saya optimistis target swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani akan semakin cepat tercapai," kata Wamentan.
Pewarta: Muhammad Harianto
Uploader : Moh Ponting
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.