Wali Kota tegaskan semua pasien RSUD Kota Bogor harus diterima dengan profesional - ANTARA News Megapolitan

Bogor (ANTARA) - Wali Kota Bogor Dedie A Rachim menegaskan semua pasien yang datang ke RSUD Kota Bogor harus diterima dengan langkah yang lebih profesional.

"RSUD Kota Bogor saat ini tak hanya melayani warga kota ini saja namun juga dari luar daerah yang jumlahnya hampir 60 persen,  ya kita harus meningkatkan profesionalisme. Jadi yang namanya pasien harus diterima dengan langkah yang lebih profesional," kata Dedie A Rachim di Minggu.

Ia meminta manajemen, dokter, paramedis dan pegawai untuk  menjadikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bogor sebagai tempat pengabdian dan ujung tombak dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Menurut dia, semua harus bangga melayani dengan hati, artinya sudah menjadi komitmen dari semua bahwa RSUD Kota Bogor adalah ujung tombak dari upaya kita memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan sebaik-baiknya. 

Ia pun mengajak seluruh jajaran RSUD Kota Bogor, baik manajemen maupun tenaga kesehatan, untuk mendukung berbagai langkah perbaikan dan peningkatan, sehingga beban operasional ke depan tidak terlalu berat.

Di sela-sela apel kesiapsiagaan dan HUT ke-12 RSUD Kota Bogor, Dedie A Rachim, Jumat (7/8/2026) juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran yang terus berusaha meningkatkan manajemen pelayanan, menurunkan risiko, serta memberikan hasil terbaik. Termasuk mengapresiasi jajaran direksi sebelumnya yang telah turut membangun RSUD Kota Bogor.

"Namun berdasarkan hasil evaluasi, dari sisi manajemen RSUD Kota Bogor masih perlu dilakukan peningkatan. Alhamdulillah perbaikan dari sisi manajemen juga sudah terlihat ya, perbaikan-perbaikannya," ungkap Dedie.

Dalam pengecekan yang dilakukannya ia melihat bahwa RSUD Kota Bogor sebagai rumah sakit tipe A memiliki fasilitas, dokter, serta komite medik yang memadai, meski masih ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan.

Di bawah manajemen dan direksi baru saat ini, RSUD Kota Bogor meluncurkan call center 24 jam untuk melayani masyarakat yang juga terhubung dengan layanan kegawatdaruratan Kota Bogor. Masyarakat dapat menghubungi melalui nomor telepon 0251-8312292 atau aplikasi  WhatsApp 081110077781.

 
Direktur Utama RSUD Kota Bogor, Sri Nowo Retno mengatakan, call center tersebut merupakan bentuk respons cepat yang akan menanggapi berbagai pertanyaan terkait informasi, jadwal dokter, ketersediaan kamar, serta melayani keluhan pelayanan.

 "Jadi setiap pertanyaan bisa langsung direspon. Jadi ada masukan yang ditujukan kepada rumah sakit bahwa sebelumnya itu mungkin slow response, jadi dengan call center ini bisa cepat direspon," kata Sri Nowo Retno.

Pewarta: Pewarta BPJ
Editor : Syarif Abdullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.