Usai Eddie Howe Pergi, Pemain Kunci Newcastle Minta Dijual, Eksodus Berlanjut!

Joelinton pemain Newcastle United

Gelombang perubahan di Newcastle United belum menunjukkan tanda-tanda berhenti. Tidak lama setelah Eddie Howe resmi meninggalkan kursi pelatih, kini muncul kabar bahwa Joelinton juga ingin mengakhiri kebersamaannya dengan The Magpies pada bursa transfer musim panas ini.

Laporan Daily Mail menyebut gelandang asal Brasil tersebut sudah mengajukan permintaan untuk hengkang beberapa pekan lalu. Tujuannya disebut mengarah ke klub Liga Pro Arab Saudi.

Kepergian Eddie Howe Memicu Perubahan Besar

Kepergian Howe diumumkan pada Kamis, 30 Juli. Pengumuman itu datang hanya beberapa jam setelah Newcastle menelan kekalahan 1-4 dari Bristol City dalam laga uji coba pramusim di Ashton Gate.

Seusai pertandingan, Howe mengaku dirinya sudah tidak lagi memiliki kendali terhadap aktivitas transfer klub. Pada bursa transfer kali ini, Newcastle sudah melepas Anthony Gordon ke Barcelona dan Sandro Tonali ke Tottenham Hotspur.

Tak hanya itu, kapten tim Bruno Guimarães juga disebut semakin dekat bergabung dengan Arsenal. Kedua klub dikabarkan hampir mencapai kesepakatan senilai sekitar Rp1,76 triliun untuk gelandang timnas Brasil tersebut.

Jika transfer itu terwujud dan Joelinton benar-benar pergi, maka tiga pemain yang menjadi starter saat Newcastle menjuarai final Piala Liga Inggris 2025 bakal meninggalkan St James’ Park pada jendela transfer yang sama.

BACA JUGA:

Newcastle Lebih Banyak Datangkan Pemain Muda

Kebijakan transfer Newcastle juga mulai dipertanyakan. Klub memilih merekrut sejumlah pemain muda seperti Bouzoumana Touré dari Hoffenheim, Aladji Bamba dari AS Monaco, Ewen Jaouen dari Stade Reims, serta Sean Steur yang didatangkan dari Ajax.

Sementara itu, Howe disebut akan digantikan oleh Matthias Jaissle, pelatih Al Ahli yang sukses membawa klub tersebut meraih dua gelar AFC Champions League Elite secara beruntun pada 2025 dan 2026.

Bukan hanya Joelinton yang dikabarkan berpotensi pergi. Menurut The Sun, bek kiri Lewis Hall juga masuk radar Manchester United pada bursa transfer musim panas ini.

Newcastle kini bukan hanya akan kehilangan kualitas di lapangan, tetapi juga sosok berpengaruh di ruang ganti.

Merekrut banyak pemain muda memang bisa menjadi investasi jangka panjang, namun transisi seperti ini biasanya membutuhkan waktu.

Tantangan terbesar bagi manajemen adalah menjaga daya saing tim agar tidak justru mengalami penurunan performa pada musim baru.

Joelinton Pernah Bermimpi Mengakhiri Karier di Newcastle

Situasi sekarang terasa kontras dengan pernyataan Joelinton pada akhir musim lalu. Saat itu pemain berusia 29 tahun tersebut mengaku berharap bisa mengakhiri kariernya di St James’ Park.

Ia menyebut Newcastle sebagai klub tempat dirinya bermain paling lama sekaligus lokasi di mana ia menampilkan performa terbaik sepanjang karier. Joelinton juga mengatakan perjalanan dari Brasil hingga menjadi pemain penting Newcastle merupakan pencapaian yang sangat berarti bagi dirinya dan keluarganya.

Meski begitu, ia juga mengakui bahwa dunia sepak bola berubah sangat cepat sehingga masa depannya sulit dipastikan.

Joelinton tampil dalam 42 pertandingan musim lalu dengan catatan enam gol dan satu assist. Newcastle mengakhiri musim di posisi ke-12 klasemen dan gagal lolos ke kompetisi Eropa. Kontraknya bersama klub masih tersisa dua musim.

Newcastle dijadwalkan memulai musim Liga Inggris 2026/2027 dengan menjamu Liverpool pada 23 Agustus.