Undip kirim tim dan bantuan untuk korban bencana di NTT
Undip hadir bersama masyarakat yang merupakan wujud nyata kepedulian serta menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi
Semarang (ANTARA) - Universitas Diponegoro Semarang mengirimkan Tim Diponegoro Disaster Assistance Response Team (D-DART) dan bantuan untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Rektor Undip Prof Suharnomo, di Semarang, Senin, Tim D-DART membawa misi tidak hanya menyalurkan bantuan donasi yang telah terkumpul dari para Civitas Akademika Undip.
Namun, kata dia, tim tersebut juga bertindak sebagai "surveillance team untuk menentukan mitigasi kebutuhan tim medis dan logistik yang selanjutnya akan diberangkatkan.
"Undip hadir bersama masyarakat yang merupakan wujud nyata kepedulian serta menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Besar harapan, bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban saudara-saudara kita di NTT," katanya.
Baca juga: Menteri Arifah jenguk para korban gempa di RSUD Komodo
Tim D-DART beranggotakan dosen dan mahasiswa, yaitu Ns. Nur Hafizhah Widyaningtyas, Ahmad Aqil Widyantoro, Mohammad Pandu Pradana, dan Fadhil Raihan Akbar diberangkatkan ke Kupang, NTT, pada Jumat (21/8).
Hari pertama kedatangan, Tim D-DART langsung melakukan koordinasi dengan Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (Hipgabj) NTT dan BPBD NTT.
Ketua D-DART Ns. Nur Hafizhah Widyaningtyas, sekaligus ketua kelompok pada kelompok keberangkatan pertama menyampaikan bahwa koordinasi penting dilakukan.
Menurut dia, koordinasi dengan para pihak terkait, termasuk Hipgabi dan BPBD NTT menjadi langkah utama dalam menentukan strategi pengelolaan tanggap bencana.
Baca juga: PDIP galang bantuan hasil gotong royong untuk korban gempa NTT
Kondisi di lapangan yang terdampak dan juga masih mengalami gempa lokal, membuat para relawan harus menerapkan prinsip "Aman Diri, Aman Lingkungan".
Selain itu, Tim D-DART ini mempersiapkan kebutuhan dokter spesialis yang nantinya akan dikirimkan sebagai tim medis dalam beberapa hari ke depan.
D-DART merupakan Pusat Penanggulangan Bencana Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) di bawah naungan Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik Undip.
Melalui Tim Tanggap Bencana ini, Undip telah hadir membantu penyaluran bantuan dalam bencana-bencana yang pernah terjadi, seperti gempa Lombok, gempa Palu, COVID-19, banjir Semarang-Demak, dan bencana alam di Cirebon.
Baca juga: 300–400 Komcad siap bantu pemulihan NTT pascagempa
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor: Sambas
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.