UI dan UiTM Malaysia berdayakan petani Cigombong Bogor lewat inovasi teh nilam - ANTARA News Megapolitan
Depok (ANTARA) - Universitas Indonesia (UI) memperkuat komitmen pengabdian masyarakat melalui program Pharmabridge UI x UiTM Malaysia memberdayakan petani Cigombong, Bogor melalui inovasi teh nilam.
Dosen FFUI sekaligus Ketua Tim Pengmas Dr apt Donna Maretta Ariestanti, di Depok, Selasa, menjelaskan bahwa sentuhan inovasi farmasi sangat penting untuk mengerek nilai jual komoditas lokal.
“Melalui Pharmabridge kami ingin melihat potensi nilam tidak hanya sebagai komoditas yang dijual dalam bentuk bahan baku, tetapi juga dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.
Baca juga: UI dan Tohoku University Jepang bahas penguatan kolaborasi bidang riset dan pendidikan
UI menggandeng Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia untuk mengolah potensi lokal nilam menjadi produk bernilai tambah sekaligus meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakat setempat.
Program yang didanai melalui Hibah Penugasan Pengabdian Masyarakat Direktorat Pengabdian Masyarakat dan Inovasi Sosial (DPIS UI) 2026 ini menyasar petani dan pelaku UMKM di Cigombong, yang merupakan kecamatan paling selatan di Kabupaten Bogor.
Selama ini, pemanfaatan hasil panen nilam di daerah tersebut masih terbatas pada penjualan bahan mentah (raw material) dengan nilai ekonomis yang relatif rendah.
Program Pharmabridge bertujuan membekali masyarakat dengan edukasi mengenai manfaat farmakologis daun nilam, lokakarya pengolahan teh herbal untuk relaksasi, strategi pengemasan produk, hingga teknik pemasaran digital.
Baca juga: UI-The University of Sydney kolaborasi bangun ekosistem talenta dan inovasi global
Donna menambahkan program ini tidak hanya memberikan edukasi mengenai pengolahan teh nilam, tetapi juga membekali masyarakat dengan pengetahuan mengenai pengemasan dan pemasaran agar inovasi yang dihasilkan memiliki peluang untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Kegiatan ini melibatkan kolaborasi lintas organ dan institusi, mulai dari Ikatan Keluarga Mahasiswa (IKM) FFUI, Pemerintah Kecamatan Cigombong, hingga mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan UiTM, yang sekaligus menjadi ajang benchmarking praktik pengmas di bidang farmasi antarnegara.
Rangkaian lokakarya mencakup pengeringan daun nilam, pencampuran (blending) dengan bahan pelengkap seperti serai, rosella, bunga telang, atau jeruk nipis, hingga uji penerimaan organoleptik.
Baca juga: UI GreenMetric perkuat kolaborasi global untuk kampus berkelanjutan
Pelatihan pemasaran digital juga diselenggarakan, yang mencakup pembuatan konten promosi media sosial, fotografi produk via ponsel, hingga pengelolaan lokapasar (marketplace).
Dosen pembimbing dari Fakulti Farmasi UiTM Malaysia, Dr Aida Azlina Ali mengapresiasi tinggi ruang kolaborasi yang digagas UI.
Pewarta: Feru Lantara
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.