Turki Sukses Uji Coba Amunisi Berpemandu Penghancur Bunker Tolun P

Bagikan:

JAKARTA - Perusahaan pertahanan terbesar di Turki, Aselsan, pada Hari Jumat mengumumkan amunisi penghancur bunker berpemandu presisi Tolun P - yang baru saja mereka kembangkan - berhasil mengenai sasaran dalam uji coba penembakan langsung.

Amunisi tersebut diluncurkan dari wahana udara tempur nirawak (UCAV) Bayraktar Akıncı, menandai tonggak pencapaian lain dalam kemampuan serangan presisi yang dikembangkan secara mandiri oleh negara tersebut.

Dalam pernyataan Aselsan menyebutkan amunisi berpemandu kelas 250 pon ini menunjukkan efektivitasnya terhadap sasaran yang diperkuat, termasuk struktur berlapis baja dan beton bertulang, dikutip dari Anadolu (7/8).

Aselsan juga merilis rekaman di media sosial yang memperlihatkan amunisi tersebut mengenai sasaran dengan apa yang mereka gambarkan sebagai benturan langsung (direct impact).

Berbeda dengan bom konvensional yang dijatuhkan dari udara, Tolun P dirancang untuk memaksimalkan efisiensi operasional dengan memungkinkan beberapa amunisi dibawa dalam satu platform.

Derin taarruz, yüksek hassasiyet 🚀

.

Zırhlı ve betonla korunan hedeflere karşı sahada kuvvet çarpanı olan sığınak delici TOLUN P göreve hazır. ✅@BaykarTech 🤝 #ASELSAN

🌐

Precision deep strike 🚀

.

Bunker-penetrating TOLUN P, a battlefield force multiplier against armored… pic.twitter.com/DaYeLnSOr8

— ASELSAN (@aselsan) August 7, 2026

Dengan menggunakan rak pembawa ganda Sadak-4T buatan Aselsan, platform seperti Akıncı dapat membawa beberapa amunisi Tolun P secara bersamaan.

Sekering elektronik dapat diprogram oleh pilot dari kokpit sesaat sebelum peluncuran, sehingga memungkinkan penyerangan terhadap beberapa sasaran strategis dalam satu kali salvo.

Aselsan menyatakan, Tolun P dikembangkan secara khusus untuk menghantam tempat perlindungan bawah tanah yang diperkuat, pusat komando, dan hanggar pesawat yang diperkuat.

Meskipun ukurannya relatif ringkas, amunisi ini memadukan bagian hidung penembus yang dirancang khusus dengan energi kinetik tinggi, memungkinkannya menembus beton bertulang hingga ketebalan 1 meter, menurut pihak perusahaan.

Kemampuan ini ditujukan untuk meningkatkan efektivitas operasional dan daya gentar sistem udara nirawak Turki, sekaligus memperluas opsi serangan presisi bagi Angkatan Udara Turki.

BACA JUGA:


Diketahui, Tolun P merupakan salah satu dari beberapa varian dalam keluarga amunisi berpemandu Tolun buatan Aselsan.

Versi lainnya mencakup amunisi berpemandu laser Tolun L, varian peperangan elektronik Tolun EW, amunisi berpemandu Tolun F, Tolun IIR yang dilengkapi dengan pencari inframerah (infrared seeker), serta Tolun S, yaitu versi yang diluncurkan dari permukaan.

Aselsan menyatakan, keluarga Tolun yang terus berkembang ini dirancang untuk menyediakan berbagai opsi serangan presisi guna memenuhi kebutuhan operasional yang beragam.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+