Turki resmi jadi mitra dialog ke-12 ASEAN
Istanbul (ANTARA) - Menteri Luar Negeri Turki Hakan Fidan menyambut baik masuknya Turki sebagai mitra dialog ke-12 Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN), setelah Menlu Filipina Maria Theresa P Lazaro mengumumkan keputusan tersebut selama Pertemuan Menlu ASEAN di Manila, Selasa (21/7).
Dalam pernyataan yang dibagikan di platform X, Fidan mengatakan keputusan tersebut menandai “capaian penting lainnya” selama Turki dipimpin Presiden Recep Tayyip Erdogan.
Fidan mengatakan penunjukan tersebut menempatkan Turki tepat di bawah keanggotaan penuh di ASEAN—status yang sebelumnya hanya diberikan kepada 11 negara.
Ia mengucapkan terima kasih kepada para menlu ASEAN, Filipina sebagai ketua perhimpunan tahun ini, dan Sekretariat ASEAN atas dukungan mereka terhadap permohonan Ankara untuk menjadi mitra dialog yang diajukan pada 2024.
Resminya Turki sebagai mitra dialog ASEAN disebutnya akan memperkuat hubungan jangka panjang Turki dengan kawasan Asia Pasifik, dan memperdalam kerja sama politik dan ekonomi dengan blok tersebut.
Fidan mencatat bahwa perdagangan antara Turki dan negara-negara anggota ASEAN telah tumbuh dari 6,5 miliar dolar AS menjadi 16 miliar dolar AS sejak hubungan kelembagaan terjalin pada 2010.
Status baru Turki sebagai mitra dialog akan semakin memperkuat kerja sama politik dan ekonomi dengan kawasan yang berpenduduk hampir 700 juta jiwa, yang ekonominya bernilai lebih dari 4 triliun dolar AS, ujarnya.
Selain Turki, ASEAN juga memberikan status mitra dialog sektoral kepada Jerman dan Qatar, menurut Kantor Komunikasi Kepresidenan Filipina.
“Perkembangan ini menunjukkan kepercayaan berkelanjutan dari mitra-mitra kami di ASEAN. Kami juga melihat ini sebagai langkah positif dalam mewujudkan aspirasi yang tercantum dalam Visi Komunitas ASEAN 2045,” kata Menlu Filipina Lazaro dalam konferensi pers.
Lazaro mengatakan Jerman diberikan status tersebut karena dukungannya yang telah lama terhadap ASEAN, sementara Qatar menerimanya atas kerja samanya yang semakin meningkat dengan blok tersebut di berbagai bidang termasuk diplomasi, pembangunan, bantuan kemanusiaan, pendidikan, dan konektivitas.
Menlu Malaysia Mohamad Hasan mengatakan status Turki sebagai mitra dialog diterima tahun lalu, ketika Malaysia menjadi ketua blok tersebut, menurut Bernama News.
Ia juga mengatakan bahwa negara-negara anggota ASEAN telah menyetujui Malaysia untuk menjadi koordinator negara untuk hubungan ASEAN-Turki.
Turki menjalin hubungan kelembagaan dan menandatangani Perjanjian Persahabatan dan Kerja Sama—salah satu dokumen pendirian ASEAN—pada 2010, sebelum menjadi mitra dialog sektoral pada 2017.
Ankara kemudian mengajukan permohonan untuk menjadi mitra dialog pada 2024.
Dalam beberapa tahun terakhir, Turki telah meningkatkan pertukaran dan keterlibatan dengan negara-negara Asia, termasuk anggota ASEAN, di bawah Inisiatif Asia Baru yang diluncurkan pada 2019.
Sumber: Anadolu
Baca juga: Indonesia dukung Turki jadi mitra wicara terbaru ASEAN
Baca juga: Turki tertarik tingkatkan komunikasi dengan ASEAN lewat RI
Baca juga: Indonesia, Turki, dan masa depan diplomasi non-blok di abad ke-21
Penerjemah: Yashinta Difa
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.