Trent Alexander-Arnold Kecewa Masih Sering Dihujat Fans Liverpool

Madrid -

Trent Alexander-Arnold jadi sasaran cacian fans Liverpool usai cabut dari Anfield tahun 2025. Dia merasa kecewa dengan hal itu.

Alexander-Arnold meninggalkan Liverpool selepas membawa timnya juara Liga Inggris 2024/2025. Bek asal Inggris ini menerima tawaran gabung ke klub raksasa Spanyol Real Madrid.

Kepindahan Alexander-Arnold ke Real Madrid meninggalkan kekecewaan mendalam bagi fans Liverpool. Bukan apa-apa, dia adalah produk asli The Reds yang merintis karier dari akademi hingga berprestasi di tim senior.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Trent Alexander-Arnold bahkan menghadapi Liverpool dengan seragam Real Madrid di Liga Champions pada November 2025. Pemain berusia 27 tahun itu jadi sasaran cemoohan publik Anfield yang menganggapnya sebagai pengkhianat.

Hujatan dari fans Liverpool tak hanya terjadi di saat pertandingan, tapi juga di media sosial. Alexander-Arnold mengaku sedih dengan apa yang diterimanya dari penggemar The Reds, mengingat dirinya juga seorang Scouser alias warga asli Merseyside.

"Pelecehan online dan ancaman yang dibuat melalui pesan pribadi media sosial atau dengan cara lain adalah bagian menyedihkan dari kehidupan di tahun 2026 jika Anda berada di mata publik dan melakukan hal-hal yang menciptakan banyak perhatian," kata Alexander-Arnold kepada Daily Mirror.

🚨 Trent: "Abuse I got after leaving Liverpool? Online abuse and threats made via social DMs or in other ways are a sad part of life in 2026. I choose to keep those things away from me because they don't feel real.

The booing and disappointment from Liverpool supporters is… pic.twitter.com/hUzS9oYXu6

— Madrid Xtra (@MadridXtra) August 22, 2026

"Saya memilih untuk menjauhkan hal-hal itu dari saya karena itu tidak terasa nyata. Saya dapat merasionalisasikannya dengan menyadari itu tidak mewakili klub sepakbola yang saya cintai, LFC, dan itu tidak mewakili kota asal saya," dia menambahkan.

"Ini menyakitkan karena betapa banyak yang telah saya berikan kepada klub selama 20 tahun dan pengorbanan yang saya lakukan untuk klub selama periode itu. Jadi tentu saja itu menyakitkan, tetapi saya memahami kekecewaan tersebut," ujarnya.

(bay/aff)