Transportasi Pelari Dominasi Emisi Maybank Marathon, Maybank Percepat Program Hijau |Republika Online

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Perjalanan dan akomodasi ribuan pelari menjadi penyumbang emisi karbon terbesar dalam penyelenggaraan Maybank Marathon 2025. Penghitungan jejak karbon menunjukkan ajang tersebut menghasilkan 4.336 ton setara karbon dioksida (tCO₂e) selama tiga hari pelaksanaan.

Maybank Indonesia menggandeng perusahaan climate-tech Jejakin untuk menghitung jejak karbon penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 menggunakan Carbon Neutral Protocol Framework. Hasilnya, emisi terbesar berasal dari transportasi dan akomodasi para pelari.

"Emisi karbon yang dihasilkan sepanjang tiga hari penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 adalah sebesar 4.336 tCO₂e, yang sebagian besar berasal dari aktivitas para pelari, khususnya penggunaan transportasi dan akomodasi," kata ESG Lead Jejakin Dwiputra Ahmad Ramdani di Jakarta, Jumat (17/7/2026).

Menurut dia, hasil penghitungan tersebut menjadi baseline bagi Maybank Indonesia untuk menyusun roadmap menuju penyelenggaraan Maybank Marathon Netral Karbon 2030. Jejakin mencatat akomodasi menjadi penyumbang emisi terbesar karena rata-rata pelari menginap selama dua hingga empat hari di Bali. Selain itu, peserta yang berasal dari 52 negara membuat emisi transportasi udara ikut meningkat. Sebaliknya, sekitar 99 persen sampah penyelenggaraan telah didaur ulang atau diolah menjadi kompos sehingga kontribusi emisinya relatif kecil.

Project Director Maybank Marathon Bambang Irawan mengatakan keberlanjutan menjadi fondasi strategi perusahaan dalam penyelenggaraan Maybank Marathon. Menurut dia, Maybank ingin mengajak pelari, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan mewujudkan ajang lari yang lebih ramah lingkungan.

"Bagi Maybank Indonesia, keberlanjutan bukanlah pelengkap, melainkan fondasi dari strategi kami yang sejalan dengan misi 'Humanising Financial Services'," ujar Bambang.

Head of Sustainability Maybank Indonesia Maria Trifanny Fransiska mengatakan hasil pengukuran emisi menjadi dasar penyusunan Roadmap Jejak Hijau menuju target penyelenggaraan Maybank Marathon netral karbon pada 2030. Roadmap tersebut akan menjadi panduan implementasi berbagai inisiatif keberlanjutan secara bertahap dan terukur.

"Maybank Marathon bukan sekadar ajang bagi pelari untuk mencapai personal best. Melalui tema jangka panjang 'Jejak Hijau', kami ingin menjadikan setiap langkah lebih bermakna dengan meninggalkan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat," kata Maria.

Mulai 2026, Maybank akan memprioritaskan penurunan emisi dari sektor transportasi melalui optimalisasi layanan shuttle dan perluasan penggunaan kendaraan listrik. Perseroan juga mendorong peserta memilih hotel bersertifikat hijau, memperkuat pengelolaan limbah, memperluas program literasi keuangan di 40 sekolah di Bali, serta mempertahankan kategori pelari kursi roda sebagai bagian dari penyelenggaraan yang lebih inklusif.