Tradisi karangan bunga Hari Jadi Karawang diganti jadi bibit pohon - ANTARA News Megapolitan
Karawang (ANTARA) - Bupati Karawang, Jawa Barat (Jabar) Aep Syaepuloh mengimbau agar tradisi pengiriman karangan bunga ucapan selamat Hari Jadi ke-393 Karawang tahun ini diganti dengan pemberian bibit pohon, untuk mendukung kegiatan penghijauan di kabupaten setempat.
"Bibit pohon yang diberikan diharapkan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi lingkungan Karawang serta memiliki manfaat untuk penghijauan dan kelestarian lingkungan," katanya di Karawang, Minggu.
Imbauan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Karawang Nomor 1628 Tahun 2026 tentang Imbauan Ucapan Selamat Hari Jadi Karawang ke-393 Tahun 2026 dalam Bentuk Bibit Pohon, ditetapkan di Karawang pada 11 September 2026.
Melalui kebijakan tersebut Pemkab Karawang mengajak unsur pemerintahan, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat hingga masyarakat umum untuk memaknai peringatan hari jadi dengan kegiatan yang lebih bermanfaat dan berkelanjutan.
Dalam surat edaran itu dijelaskan seluruh bibit pohon yang diberikan sebagai ucapan selamat Hari Jadi ke-393 Karawang, nantinya dikumpulkan di kompleks Pemkab Karawang.
Hari Jadi ke-393 Karawang tahun ini diperingati pada Senin, 14 September 2026.
Bupati menyebutkan untuk teknis penerimaan bibit pohon sebagai ucapan Hari Jadi Karawang, itu akan dikoordinasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Karawang.
Bibit pohon yang telah terkumpul selanjutnya akan dikelola dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan penghijauan di wilayah Karawang.
Bupati berharap kebijakan baru ini dapat menjadikan peringatan Hari Jadi ke-393 Karawang tidak sekadar seremonial, tetapi juga berdampak atau memberi manfaat nyata terhadap lingkungan dan masyarakat.
"Semoga imbauan ini dapat dilaksanakan oleh berbagai unsur pemerintahan, instansi, dunia usaha, organisasi, hingga masyarakat," katanya.
Pewarta: M.Ali Khumaini
Editor : Syarif Abdullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.