Tol Beroperasi di RI Capai 3.128,3 Kilometer, Investasi Nyaris 800 Triliun

Bagikan:

JAKARTA - Jalan tol di Indonesia memiliki peran penting dalam meningkatkan perekonomian.

Ruas bebas hambatan itu juga menjadi akses penghubung antarwilayah yang tersebar di lima pulau di Indonesia yakni Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Bali.

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mencatat, sejak 1978 hingga saat ini total panjang jalan tol di Indonesia yang telah beroperasi mencapai 3.128,3 kilometer.

Hal tersebut disampaikan Menteri PU Dody Hanggodo dalam sambutannya pada FGD Asosiasi Tol Indonesia (ATI) di Jakarta, Rabu, 12 Agustus.

"Hari ini kurang lebih sudah 3.100 kilometer jalan tol yang telah beroperasi, terdiri dari kurang lebih 76 ruas dan dikelola oleh 54 Badan Usaha Jalan Tol dengan investasi sebesar nyaris Rp800 triliun," kata Dody.

Menurut Dody, di balik angka ratusan triliun tersebut ada modal yang harus dijaga bersama, yakni kepercayaan.

Dia tak menampik, pengusahaan jalan tol memang berada dalam kerangka regulasi sangat ketat dan komprehensif serta berbasis kontrak jangka panjang.

"Perjanjian pengusahaan jalan tol harus menjadi pegangan pemerintah dan badan usaha jalan tol," ucapnya.

BACA JUGA:


Untuk itu, apabila ada usulan kebijakan-kebijakan baru, Dody berharap, tim dari Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) diajak berdiskusi untuk mematangkan hal tersebut.

"Kami di pemerintah harus menjaga kepastian hukum dan kontrak. BUJT wajib memenuhi kewajibannya dan kontrak-kontrak yang sudah dibuat oleh pemerintah harus sama-sama kami hormati dan dijaga, termasuk kontrak-kontrak yang sudah dibuat dari pemerintah-pemerintah sebelumnya," terang Dody.

"Kalau memang perlu harus disesuaikan, kami tempuh melalui mekanisme hukum dan kontraktual yang tetap berlaku dengan peningkatan pelayanan tetap menjadi nomor satu sebagai pegangan utama kami bersama," jelasnya.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+