TNBTS Sebut Titik Api Kebakaran Bromo Meluas ke Kawasan B29
Sabtu, 8 Agustus 2026 - 17:31 WIB
Jakarta, VIVA – Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) menyatakan titik api peristiwa kebakaran di kawasan Gunung Bromo, Jawa Timur meluas ke arah Bukit B29.
Baca Juga
"Belum padam api kan merambat lagi karena angin, merambat ke timur arah ke kawasan B29," kata Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanti Tjahja Nugraha, Sabtu, 8 Agustus 2026.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Seluruh petugas gabungan sedang mengupayakan agar kobaran api dapat dipadamkan, sehingga penyebarannya tak sampai meluas ke area lain.
Baca Juga
Dia menuturkan, pelebaran jalur api ini secara otomatis akan menambah luas lahan yang terbakar di kawasan Gunung Bromo.
Namun, sampai sekarang untuk angka pasti perihal berapa total lahan yang terbakar pihaknya masih belum melakukan penghitungan.
Baca Juga
"Semestinya luasannya bertambah," ucapnya.
Berdasarkan data terakhir, luas area lahan yang terbakar di kawasan Gunung Bromo 176 hektare. Sedangkan, titik awal kebakaran terjadi di area Blok Bantengan, pada Senin, 3 Agustus 2026 sekitar pukul 17.00 WIB.
Setelah itu, kobaran api menyebar hingga ke area Watu Gede maupun Blok Jantur yang lokasinya berada di sekitar Blok Bantengan.
Bertambahnya area terdampak kebakaran ini dipicu kondisi hembusan angin di Gunung Bromo.
Rudi mengatakan, upaya pemadaman tetap mengandalkan helikopter water bombing atau pengebom air yang dikirimkan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Total, jumlah helikopter yang dioperasikan untuk menguatkan operasi pemadaman kebakaran di Bromo berjumlah dua unit.
Upaya penanganan kejadian kebakaran di kawasan taman nasional itu dimulai pukul 10.00 WIB hingga 14.00 WIB. Masing-masing helikopter dikatakannya telah melakukan delapan kali perjalan dari titik pengambilan air di Ranu Pani ke Gunung Bromo.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
"Tapi saat ini diberhentikan sementara waktu karena cuaca tidak memungkinkan, nanti akan dilanjutkan lagi ketika cuaca memungkinkan," ujarnya.
Selain menggunakan helikopter pengebom air, pemadaman api juga mengandalkan drone water sprayer dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur. (Ant)
Kondisi Terkini Gedung Bapenda DKI Pasca Dilalap Api
Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta yang berada di Jalan Abdul Muis, Gambir, Jakarta Pusat ludes terbakar pada Jumat, 7 Agustus 2026 malam.
VIVA.co.id
8 Agustus 2026