Timnas Indonesia Tiba-Tiba Terima Kabar Gembira dari FIFA, Jay Idzes Cs Bisa Main di Piala Dunia 2030 dengan Cara Ini
Senin, 13 Juli 2026 - 06:08 WIB
VIVA – Timnas Indonesia tiba-tiba mendapatkan kabar gembira dari FIFA. Ambisi untuk tampil di Piala Dunia 2030 makin terbuka lebar. Pasalnya, Presiden FIFA, Gianni Infantino, kembali menggulirkan wacana memperluas jumlah peserta Piala Dunia menjadi 64 tim pada edisi 2030.
Baca Juga
Jika rencana tersebut benar-benar terealisasi, peluang negara-negara yang selama ini sulit menembus putaran final, termasuk Indonesia, diprediksi akan semakin terbuka.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Sebelumnya, FIFA sudah mencatat sejarah dengan menambah jumlah peserta Piala Dunia 2026 dari 32 menjadi 48 tim. Kini, Infantino ingin melangkah lebih jauh dengan kembali memperluas kompetisi sepak bola terbesar di dunia itu.
Baca Juga
Menurut Infantino, usulan tersebut akan mulai dibahas secara resmi setelah berakhirnya Piala Dunia 2026.
"Rencana itu akan ditetapkan dan didiskusikan bersama komite terkait setelah Piala Dunia kali ini," kata Infantino dalam wawancara dengan media Swiss, Bluewin, seperti dikutip The Athletic.
Baca Juga
Infantino menilai setiap negara berhak memiliki mimpi tampil di panggung Piala Dunia. Ia juga melihat perkembangan kualitas sepak bola di berbagai belahan dunia yang semakin merata.
"Setiap negara semestinya berhak memiliki mimpi tampil di Piala Dunia. Kualitas tim di seluruh dunia terus meningkat. Jika Anda tidak memberi kesempatan kepada negara-negara kecil untuk berpartisipasi, mereka akan kesulitan berkembang," ujarnya.
Bagi Timnas Indonesia, kabar ini tentu menjadi sinyal positif. Di bawah kepemimpinan Ketua Umum PSSI Erick Thohir, target besar Garuda adalah lolos ke Piala Dunia 2030.
PSSI dalam beberapa tahun terakhir terus melakukan pembenahan, mulai dari program naturalisasi pemain keturunan, peningkatan kualitas kompetisi, pembinaan usia muda, hingga mendatangkan pelatih berpengalaman seperti John Herdman untuk meningkatkan daya saing tim nasional.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Apabila kuota peserta benar-benar bertambah menjadi 64 negara, maka peluang wakil Asia untuk lolos ke putaran final diperkirakan juga akan meningkat. Hal ini tentu menjadi kabar menggembirakan bagi Indonesia yang selama ini belum pernah tampil di Piala Dunia melalui jalur kualifikasi.
Meski demikian, rencana tersebut masih harus melewati proses pembahasan di internal FIFA. Berdasarkan laporan The Athletic, ide penambahan peserta menjadi 64 tim pertama kali dilontarkan Presiden Asosiasi Sepak Bola Uruguay (AUF), Ignacio Alonso, dalam Kongres FIFA pada Maret 2025.
Halaman Selanjutnya
Usulan itu langsung menarik perhatian FIFA dan masuk dalam agenda pembahasan lebih lanjut. Namun, tidak semua pihak menyambut positif wacana tersebut. Presiden UEFA, Aleksander Ceferin, menjadi salah satu sosok yang terang-terangan menolak gagasan tersebut.