◐

Timnas Indonesia Layak Pertahankan Formasi Ini Lawan Thailand

Liputan6.com, Jakarta - Timnas Indonesia akan menantang Thailand pada partai final FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Senin (5/0/2026) malam WIB.

Skuad Garuda melaju ke laga puncak sebagai juara Grup A dengan torehan tujuh poin dari tiga pertandingan. Posisi puncak diraih berkat keunggulan produktivitas gol atas Malaysia meski nilai kedua tim sama.

Thailand menyegel status juara Grup B dengan enam poin. Koleksi angka itu identik dengan Vietnam, namun tim Gajah Perang unggul dalam head to head dan selisih gol. Menjelang final, mantan pemain dan pelatih klub profesional di Liga Indonesia, Aris Budi Sulistyo, menyoroti aspek taktik kedua tim.

3-4-3 Andalan John Herdman

Baker Cetak Lima Gol Indonesia Lumat Bangladesh 9-2

Perbesar

Pemain Timnas Indonesia Rizky Ridho mencetak gol ketiga bagi Indonesia saat menghadapi Bangladesh pada pertandingan Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di Jakarta, Kamis (1/10/2026). Gol tersebut berawal dari umpan silang Ragnar Oratmangoen yang kemudian disambar Ridho dengan tembakan mendatar ke pojok gawang. (KLY/Budy Santoso)

Aris menilai potensi Timnas Indonesia di bawah John Herdman kian matang dengan formasi 3-4-3 yang menjadi andalan. Skema tersebut dianggap cukup paten untuk dijadikan senjata.

Contohnya terlihat saat Indonesia menggasak Bangladesh 9-2 pada laga terakhir fase grup. Herdman mempertahankan tiga bek sejajar yang diisi Rizky Ridho, Elkan Baggott, dan Justin Hubner sehingga koordinasi lini belakang semakin padu.

Dalam pola itu, Kevin Diks lebih sering berperan melebar di kanan dan Calvin Verdonk mengawal sisi kiri. Untuk pos penjaga gawang, pilihan berada pada Maarten Paes atau Emil Audero yang sudah menunjukkan kualitasnya.

Lini Belakang Harus Lebih Fokus

Di sektor tengah, Joey Pelupessy nyaris tak tergantikan dan berpeluang kembali didampingi Thom Haye yang sudah selesai menjalani skorsing satu pertandingan akibat kartu merah melawan Singapura.

2Kalau menurut saya, yang paling ideal adalah tetap dengan formasi 3-4-3. Trio Rizky Ridho, Elkan Baggot, dan Hubner di belakang cukup solid dan membuat saya terkesan,2 tutur Aris Budi Sulistyo.

2Ada beberapa kali ada kesalahan, Baggott masih perlu mengasah kemampuan. Gol-gol balasan Bangladesh saya lihat ada pengaruh dari kelemahan Elkan, karena sering naik ke atas,2 ungkap mantan pelatih Persik Kediri dan Persis Solo.

Kreator Serangan Dibutuhkan

Hal lain yang mencolok adalah perkembangan lini depan. Pasukan Herdman menunjukkan progres positif dalam permainan ofensif sepanjang turnamen.

Usai sempat tersendat dengan hanya dua gol ke gawang Singapura dan nirgol saat menghadapi Malaysia, daya ledak serangan muncul ketika membongkar pertahanan Bangladesh.

Total 11 gol dikemas Timnas Indonesia di fase grup FIFA ASEAN Cup 2026. Sembilan di antaranya dicetak pemain depan: Mitchell Baker mengoleksi lima gol, sementara Ragnar Oratmangoen, Ole Romeny, dan Luke Vickery masing-masing menyumbang satu. Tiga gol lainnya datang dari barisan belakang lewat aksi Rizky Ridho, Justin Hubner, dan Kevin Diks.

2Lini depan Timnas Indonesia punya banyak opsi dengan keberadaan Mitchell Baker. Sekarang tidak hanya terlalu mengandalkan Ole Romeny sebagai ujung tombak. Sementara Vickery bisa menambah daya gedor sebagai penyerang sayap yang punya mobilitas tinggi,2 jelas Aris Budi Sulistyo.

Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6

3 Bintang Thailand yang Ancam Ambisi Timnas Indonesia di Final FIFA ASEAN Cup 2026