Timnas esports manfaatkan MPL sebagai uji tanding menuju Asian Games - ANTARA News Gorontalo

Jakarta (ANTARA) - Tim Nasional (Timnas) Esports Indonesia memanfaatkan kompetisi Mobile Legends Professional League (MPL) sebagai ajang uji tanding bagi para pemain sebelum berlaga pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya, Jepang.

Manajer Timnas Esports Indonesia Glorya Famiela mengatakan kompetisi MPL menjadi kesempatan bagi para pemain untuk meningkatkan performa sekaligus mengukur kesiapan menghadapi persaingan di tingkat internasional.

"Kita berharap mereka bisa improve di MPL season ini juga, jadi bisa meningkatkan performa, terus sebagai try out juga, uji tanding," kata Glorya kepada ANTARA di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, keikutsertaan pemain timnas di kompetisi domestik tidak mengganggu persiapan menuju Asian Games. Pengaturan jadwal latihan dilakukan melalui koordinasi antara timnas dan manajemen klub agar agenda kedua pihak dapat berjalan beriringan.

"Kalau dari jadwalnya sendiri, kita sering kolaborasi, koordinasi sama manajemen klub. Di satu sisi memang masih aman-aman saja untuk koordinasi secara jadwal, secara latihan, kapan latihan klub, kita buat secara fair," ujar Glorya.

Ia mengatakan persiapan menuju Asian Games tetap menjadi fokus utama meskipun para pemain masih harus menjalani kompetisi MPL.

Glorya menilai MPL dapat menjadi sarana untuk menjaga ritme pertandingan pemain sekaligus menguji hasil persiapan yang telah dilakukan timnas sebelum menghadapi kompetisi internasional.

Terlebih, menurut Glorya, skuad Mobile Legends Indonesia untuk Asian Games memiliki komposisi pemain yang sudah terbiasa bermain bersama sehingga dapat memanfaatkan kompetisi domestik sebagai bagian dari pematangan tim.

"Untungnya untuk Mobile Legends sendiri kita full timnya, kecuali Albert, jadi kita berharap mereka bisa improve dari segala macam dengan sesi-sesi yang ada di pelatnas itu, mereka bisa improve di MPL season ini juga," ujar Glorya.

Timnas MLBB Indonesia berhasil mengamankan tiket ke babak utama Asian Games 2026 setelah finis di peringkat ketiga Grup A pada babak kualifikasi di Singapura pada Juni lalu dengan catatan lima kemenangan dan dua kekalahan.

Timnas esports Indonesia nomor MLBB saat itu diperkuat Alexander Owen Marcetami Buhe, Arif Fudin Dingarai Putra, Dalvin Ramadhana Putra, Muhammad Affan Wahyudi, Muhammad Halim Adicondro, dan Syauki Fauzan Sumarno, yang tergabung dalam tim esports Alter Ego.

Albert Neilsen Iskandar, dari tim esports EVOS, kemudian masuk ke dalam roster tim nasional MLBB Indonesia menggantikan Muhammad Halim Adicondro pada fase finalisasi Entry By Name kontingen esports Indonesia untuk Asian Games 2026.

Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Timnas esports manfaatkan MPL sebagai uji tanding menuju Asian Games

Pewarta: Arindra Meodia
Editor : Debby H. Mano

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.