Tim satgas padamkan karhutla di enam desa Muara Enim
Tim satgas padamkan karhutla di enam desa Muara Enim
Sabtu, 22 Agustus 2026 16:16 WIB
Tim Satgas Karhutla memadamkan kebakaran lahan di Desa Suka Dana, Kabupaten Muara Enim, Sabtu. ANTARA/HO-BPBD Muara Enim
Muara Enim (ANTARA) - Tim Satgas Karhutla memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda enam desa di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan agar api tidak menyebar luas hingga menimbulkan bencana kabut asap.
Kepala Pelaksana BPBD Muara Enim, Abdurrozieq Putra saat dihubungi dari Palembang, Sabtu mengatakan bahwa peristiwa karhutla di enam desa tersebut terjadi di hari bersamaan pada Jumat (21/8) siang.
Dia mengatakan, adapun enam desa yang dilanda karhutla akibat musim kemarau panjang meliputi Desa Segayam dan Desa Sigam, Kecamatan Gelumbang.
Kemudian, Desa Danau Baru, Suka Cinta, dan Desa Suka Dana, Kecamatan Sungai Rotan serta Desa Tanjung Terang, Kecamatan Gunung Megang.
Area yang terbakar di enam titik lokasi ini rata-rata merupakan lahan mineral dan semak belukar dengan luas mencapai 5,5 hektare.
Dalam melakukan pemadaman pihaknya membentuk tim untuk disebar di enam titik hotspot guna memadamkan api agar tidak merambat ke permukiman warga.
BPBD Muara Enim juga meminta bantuan personel dari Manggala Agni, TNI, Polri, Dinas Pemadam Kebakaran, pemerintah desa dan dibantu masyarakat sekitar untuk berjibaku memadamkan api.
Pemadaman dilakukan melalui jalur darat dengan membawa peralatan memadai mulai dari mobil tangki suplai air, truk pemadam kebakaran, mesin jinjing dan selang machino.
Bahkan, pihaknya meminta bantuan helikopter water bombing dari BPBD Sumsel guna pemadaman dari jalur udara untuk titik hotspot yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.
"Hingga pagi ini seluruh titik hotspot di enam desa tersebut sudah padam total. Saat ini petugas gabungan masih berada di lokasi untuk melakukan pendinginan guna mencegah munculnya kembali titik api yang dapat memicu karhutla," ujarnya.
Pewarta: Edo Purmana
Uploader: Aang Sabarudin
COPYRIGHT © ANTARA 2026