Tentukan Eksistensi, LPM Harus Jadi Pendorong Program-program Pemerintah

Menurut Djamari, kemampuan LPM dalam mendukung dan memperkuat manfaat program pemerintah bagi masyarakat akan turut menentukan eksistensi organisasi tersebut ke depan.

"Kalau misalnya program pemerintah tidak dimanfaatkan oleh LPM dalam rangka memperbesar hasilnya, rakyat akan bertanya 'apa itu LPM?' Apabila pertanyaan seperti itu muncul, itulah yang akan menentukan eksistensi LPM ke depan. Saya mengingatkan sekaligus menemukan tantangan. Silakan manfaatkan keadaan," jelasnya.

Djamari mengajak seluruh jajaran LPM untuk tidak pernah menyerah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat.

Baca Juga: Menko polkam Pastikan Indonesia Aman, Masyarakat Diminta Tak Terpengaruh Informasi Meresahkan

LPM diharapkan mampu mengambil peran dan berkontribusi nyata dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Saya juga mengajak LPM, dengan segala keterbatasannya, jangan pernah menyerah. Sesekali kita harus berani melangkah. Negara ini tidak bisa diserahkan kepada orang lain. Tidak bisa hanya mengandalkan atau berharap kepada orang lain, tetapi ada pada bangsa ini sendiri," ujarnya.

Djamari mengutip pernyataan Presiden Prabowo Subianto bahwa Indonesia akan mampu menjadi negara maju dan sejahtera, sepanjang mampu menghadapi dan mengatasi berbagai tantangan strategis, baik yang bersumber dari perkembangan global maupun dinamika di dalam negeri.

Diharapkan seluruh komponen bangsa perlu memiliki optimisme, ketangguhan, dan semangat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan tersebut.

Djamari juga juga menyinggung situasi dunia yang penuh dinamika dan gejolak seperti perang antara Amerika Serikat dan Iran, perang Rusia dan Ukraina, serta berbagai konflik di sejumlah kawasan memberikan dampak yang signifikan terhadap kondisi global.

Baca Juga: Menko Polkam: Pola Pengamanan di Papua Tidak Berubah, TNI-Polri Tingkatkan Operasi Lindungi Warga

Untuk itu, pemerintah terus berupaya meminimalkan dampak berbagai gejolak tersebut agar tidak membebani kehidupan masyarakat. Seperti menjaga menjaga harga BBM bersubsidi yang terus dijaga. Serta menjalankan berbagai program pemerintah agar pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat sebagai wujud menjaga kepentingan dan kesejahteraan rakyat.

Selain itu, Djamari juga meyakini bahwa kondisi stabilitas keamanan nasional saat ini tetap aman dan terkendali. Pemerintah terus berupaya memantau perkembangan situasi dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan serta ketertiban masyarakat tetap terjaga.

Untuk itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya terhadap berbagai konten di ruang digital yang mengandung unsur hoaks, fitnah, dan kebencian. Seluruh elemen masyarakat perlu berperan aktif menghadirkan informasi yang benar, positif, dan bermanfaat.

"Intinya, jangan kita beri peluang sekecil apa pun kepada orang-orang yang ingin menyampaikan hal-hal buruk untuk masuk lebih dahulu," katanya.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum DPP LPM, M. Q. Iswara, menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Menko Polkam atas kehadiran dan dukungannya dalam Rakernas LPM Tahun 2026.

Baca Juga: Marak Potongan Video Demo di Medsos, Menko Polkam: Itu Hoaks, Situasi Dalam Negeri Masih Terkendali

Ia menegaskan komitmen LPM untuk terus mendukung program-program pemerintahan Presiden Prabowo, serta mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.

"Kita siap menjadi garda terdepan untuk menuju Indonesia Emas 2045. Dari 38 provinsi, 33 sudah dilantik. Ada 480 di kabupaten/kota. Kami siap mendukung kebijakan-kebijakan bapak presiden," kata Iswara.