Taiwan Perkuat Promosi Wisata Muslim untuk Tarik Wisatawan Indonesia

Bagikan:

JAKARTA – Taiwan semakin gencar mempromosikan pariwisata di Indonesia dengan menyasar wisatawan Muslim. Momentum libur akhir tahun dan Tahun Baru menjadi peluang untuk meningkatkan kunjungan wisatawan Indonesia ke Taiwan.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), perjalanan wisata luar negeri warga Indonesia sepanjang 2025 mencapai 9,16 juta perjalanan. Potensi tersebut mendorong Taiwan memperkuat promosi dengan menawarkan pengalaman wisata yang lebih beragam dan ramah Muslim.

Director of Economic Division Taipei Economic and Trade Office in Indonesia, Frank Lu, mengatakan promosi pariwisata Taiwan tidak hanya bertujuan memperkenalkan destinasi, tetapi juga memperkuat hubungan masyarakat Taiwan dan Indonesia.

“Taiwan Travel Fair bukan hanya platform untuk mempromosikan produk pariwisata, tetapi juga jembatan penting untuk memperkuat hubungan people-to-people antara Taiwan dan Indonesia,” kata Frank saat acara pembukaan di Lippo Mall Puri, Jakarta Jumat, 14 Agustus.

Salah satu fokus promosi Taiwan adalah pengembangan wisata ramah Muslim. Taiwan terus meningkatkan ketersediaan makanan halal, akomodasi ramah Muslim, ruang salat, hingga fasilitas wudu untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan Muslim.

Upaya tersebut turut memperkuat posisi Taiwan dalam Global Muslim Travel Index (GMTI) 2026. Taiwan menempati peringkat ketiga dunia dalam kategori destinasi non-Organisasi Kerja Sama Islam (OIC), sejajar dengan Inggris.

Frank berharap pencapaian tersebut dapat meningkatkan kepercayaan wisatawan Muslim, termasuk dari Indonesia, untuk menjadikan Taiwan sebagai destinasi perjalanan.

“Kami berharap wisatawan Indonesia dapat melihat Taiwan sebagai destinasi yang nyaman dan memberikan rasa percaya diri, termasuk bagi wisatawan Muslim,” ujarnya.

Promosi Taiwan juga tidak hanya berfokus pada Taipei. Wisatawan Indonesia diperkenalkan dengan berbagai destinasi seperti Alishan, Sun Moon Lake, kawasan pemandian air panas, pasar malam, serta pengalaman budaya lokal.

Director Taiwan Tourism Information Center in Jakarta, Abe Chou mengatakan wisatawan Indonesia kini mulai mencari pengalaman perjalanan yang lebih beragam, tidak sekadar mengunjungi destinasi populer.

“Selain mengunjungi objek wisata terkenal, semakin banyak wisatawan Indonesia yang mencari pengalaman perjalanan yang lebih mendalam." ujar Abe pada kesempatan yang sama.

Dengan penguatan fasilitas ramah Muslim dan perluasan pilihan destinasi, Taiwan berharap semakin banyak wisatawan Indonesia memilih Taiwan sebagai tujuan perjalanan, khususnya saat libur akhir tahun dan Tahun Baru.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+