◐

Survei: Hampir separuh warga Jerman nilai Merkel lebih mampu dari Merz

Moskow (ANTARA) - Hampir separuh warga Jerman menilai mantan Kanselir Angela Merkel lebih mampu menangani berbagai masalah negara dibandingkan Kanselir Friedrich Merz, ungkap hasil survei YouGov.

Hasil survei itu menunjukkan 48 persen responden menilai Merkel lebih cocok menangani masalah dan tugas yang dihadapi Jerman saat ini dibandingkan Merz.

Sebanyak 29 persen responden menilai kemampuan Merkel dan Merz dalam menangani masalah Jerman relatif sama. Sementara itu, hanya delapan persen yang menilai kemampuan Merkel lebih buruk dibandingkan Merz.

Survei yang melibatkan 2.072 warga dewasa Jerman itu dilakukan pada 2 Oktober, namun YouGov tidak mencantumkan margin kesalahan dalam hasil surveinya.

Sehari sebelumnya, surat kabar Bild menerbitkan hasil survei lembaga INSA yang menunjukkan tingkat dukungan terhadap blok Uni Demokrat Kristen/Uni Sosial Kristen (CDU/CSU) yang dipimpin Merz turun ke titik terendah.

Dalam survei tersebut, partai oposisi Alternative für Deutschland (AfD) mencatat dukungan tertinggi, yakni 30 persen.

Survei INSA juga menunjukkan tingkat ketidakpuasan tertinggi terhadap kinerja Merz. Hanya 15 persen responden yang menyatakan puas, sedangkan 79 persen menyatakan tidak puas.

Popularitas Merz menurun di tengah kebijakan ekonominya. Pemerintahannya juga memprioritaskan peningkatan belanja pertahanan dan berencana membangun kekuatan militer terkuat di Eropa.

Menurut sejumlah pakar yang dikutip RIA Novosti, upaya Jerman membangun kekuatan militer yang tidak bergantung pada industri pertahanan Amerika Serikat akan sulit berhasil.

Sumber: Sputnik

Baca juga: Kanselir Jerman Merz absen dari Debat Umum Majelis Umum PBB

Baca juga: Merz: Kebijakan Jerman atas Rusia tak berubah meski tidak populer

Penerjemah: Yoanita Hastryka Djohan
Editor: Rahmad Nasution
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.