Suporter ramaikan pameran jersei tim Piala Dunia 2026 bertanda tangan - ANTARA News Bangka Belitung

Miami, Amerika Serikat (ANTARA) - Suporter yang hadir di Stadion Miami, Amerika Serikat, Sabtu, untuk laga perempat final Piala India 2026 Norwegia versus Inggris meramaikan stan FIFA yang memamerkan jersei tim-tim Piala Dunia 2026 bertanda tangan pemain.

Ada lebih dari 20 jersei yang dipamerkan di sana, termasuk milik timnas Portugal, Spanyol, Skotlandia, Paraguay dan Amerika Serikat.

"Di pameran ini, jerseinya bisa berganti-ganti. Jadi tidak sama di setiap laga," ujar salah satu staf stadium experience FIFA, Kylie.

Melalui pameran itu, FIFA ingin mendekatkan suporter dengan tim nasional kesayangan mereka yang bertarung di Piala Dunia 2026.

Ekshibisi memorabilia itu dibuka sejak gerbang stadion dapat dimasuki penonton yakni tiga jam sebelum laga. Pertandingan Norwegia versus Inggris dimulai pukul 17.00 waktu setempat.

Stan tersebut dijaga oleh dua orang staf yang meladeni berbagai pertanyaan dari para pengunjung.

Laga Norwegia kontra Inggris di Stadion Miami dihadiri lebih dari 64 ribu penonton. Di dalam arena, suporter fanatik Norwegia mengisi tribun utara, sementara Inggris di selatan.

Selain pendukung Norwegia dan Inggris, pertandingan tersebut juga mendatangkan suporter dari berbagai negara lain seperti Meksiko, Brasil, Kolombia dan Amerika Serikat.

Adapun Inggris dan Norwegia sudah bertanding 12 kali sejak tahun 1937, dengan Inggris memenangi tujuh di antaranya.

Norwegia hanya berjaya dua kali dan sisanya tuntas dengan hasil imbang.

Andai menumbangkan Inggris, Norwegia membuat sejarah yakni untuk pertama kalinya ke semifinal Piala Dunia.

Pemenang laga Norwegia versus Inggris akan lolos ke semifinal untuk menghadapi pemenang partai perempat final lainnya, Argentina melawan Swiss, yang akan berlangsung pada Sabtu (11/7) di Stadion Kansas City, Amerika Serikat, mulai pukul 20.00 waktu setempat.

Pewarta: Michael Siahaan
Uploader : Bima Agustian

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.