Sulit tidur? Coba 7 minuman alami yang bisa membantu cepat terlelap
Jakarta (ANTARA) - Tidur yang nyenyak menjadi salah satu kunci untuk menjaga kesehatan tubuh dan pikiran. Sayangnya, banyak orang masih mengalami kesulitan tidur atau sering terbangun di tengah malam. Selain menerapkan pola tidur yang sehat (sleephygiene), memilih minuman yang tepat sebelum tidur juga dapat membantu tubuh menjadi lebih rileks.
Beberapa jenis minuman mengandung senyawa alami seperti triptofan, melatonin, magnesium, hingga antioksidan yang dipercaya dapat mendukung kualitas tidur. Meski bukan obat insomnia, minuman ini bisa menjadi bagian dari rutinitas malam yang membantu Anda lebih mudah terlelap.
Baca juga: Cara cepat tidur dalam 5 menit, efektif untuk yang sulit pulas
Berikut tujuh minuman yang dapat membantu tidur lebih nyenyak secara alami:
1. Susu hangat
Susu hangat menjadi salah satu minuman yang paling sering dikaitkan dengan tidur yang lebih nyenyak.
Susu mengandung triptofan, yaitu asam amino yang digunakan tubuh untuk memproduksi serotonin dan melatonin. Kedua hormon tersebut berperan dalam mengatur siklus tidur.
Selain kandungan nutrisinya, sensasi hangat dari susu juga dapat memberikan efek relaksasi sehingga tubuh terasa lebih nyaman menjelang tidur.
2. Teh chamomile
Teh chamomile merupakan teh herbal yang telah lama digunakan sebagai minuman penenang alami.
Chamomile mengandung antioksidan bernama apigenin, yang diyakini dapat berikatan dengan reseptor tertentu di otak sehingga membantu mengurangi rasa cemas dan memicu rasa kantuk.
Karena bebas kafein, teh ini cocok dikonsumsi pada malam hari.
3. Teh lavender
Lavender tidak hanya dikenal melalui aromaterapi, tetapi juga tersedia dalam bentuk teh herbal.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa lavender dapat membantu meningkatkan relaksasi, mengurangi stres, dan mendukung kualitas tidur, terutama pada orang yang mengalami kecemasan ringan.
Baca juga: Kenapa pikiran selalu aktif saat mau tidur? Ini penyebab dan cara mengatasinya
4. Jus ceri asam (tart cherry juice)
Jus ceri asam atau tart cherry juice mulai banyak diteliti karena mengandung melatonin alami.
Beberapa penelitian menunjukkan konsumsi jus ceri asam secara rutin dapat membantu meningkatkan durasi dan kualitas tidur, terutama pada orang dewasa yang mengalami gangguan tidur ringan.
Meski demikian, pilih produk tanpa tambahan gula berlebih agar manfaat kesehatannya tetap optimal.
5. Teh lemon balm
Lemon balm merupakan tanaman herbal dari keluarga mint yang telah lama digunakan untuk membantu meredakan stres dan meningkatkan kualitas tidur.
Minuman ini dipercaya membantu menenangkan sistem saraf sehingga cocok dikonsumsi sebagai bagian dari rutinitas sebelum tidur.
Namun, manfaatnya masih memerlukan penelitian lebih lanjut sehingga sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya cara mengatasi insomnia.
6. Susu almond
Susu almond dapat menjadi alternatif bagi orang yang tidak mengonsumsi susu sapi.
Minuman ini mengandung magnesium, yaitu mineral yang berperan dalam fungsi saraf dan relaksasi otot. Asupanmagnesium yang cukup diketahui berkaitan dengan kualitas tidur yang lebih baik.
Pilih susu almond tanpa tambahan gula untuk mendapatkan manfaat yang lebih optimal.
Baca juga: Apa Itu sleep hygiene? Ini manfaat dan 10 cara menerapkannya agar tidur nyenyak
7. Air hangat
Meski terdengar sederhana, minum segelas air hangat sebelum tidur dapat membantu tubuh terasa lebih rileks.
Air hangat tidak secara langsung membuat seseorang mengantuk, tetapi dapat memberikan efek menenangkan setelah beraktivitas seharian.
Namun, hindari minum dalam jumlah terlalu banyak agar tidak sering terbangun pada malam hari untuk buang air kecil.
Minuman yang sebaiknya dihindari sebelum tidur
Selain memilih minuman yang mendukung kualitas tidur, penting juga menghindari beberapa jenis minuman yang justru membuat Anda sulit tidur, seperti:
- Kopi.
- Teh hitam atau teh hijau berkafein.
- Minuman energi.
- Minuman bersoda berkafein.
- Alkohol.
Kafein dapat bertahan di dalam tubuh selama beberapa jam sehingga membuat otak tetap terjaga. Sementara itu, alkohol memang bisa membuat seseorang cepat mengantuk, tetapi justru mengganggu siklus tidur dan meningkatkan kemungkinan terbangun di tengah malam.
Baca juga: Sudah ngantuk tapi sulit tidur pulas? Ini penyebab dan cara atasinya
Baca juga: Sering terbangun tengah malam? Kenali 7 penyebab dan cara mengatasinya
Pewarta: Raihan Fadilah
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.