◐

Strategi Ada Gula Ada Semut Ala Mentrans di Festival Transmigrasi 2026

Liputan6.com, Jakarta - Kementerian Transmigrasi (Kementrans) menggelar Festival Transmigrasi 2026 di kawasan Rempang Eco City, Tanjung Banon, Batam pada Sabtu 10 Oktober 2026.

Dalam kesempatan itu, Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menjelaskan strategi ada gula, ada semut untuk menarik masyarakat melalui tumbuhnya kegiatan ekonomi.

"Jadi kita punya strategi 'ada gula, ada semut'. Kita cetak gulanya terlebih dahulu supaya semutnya datang. Acara Festival Transmigrasi seperti ini, ini sebenarnya juga adalah pengejawantahan bahwa kalau ada aktivitas ekonominya, masyarakat juga akan berbondong-bondong datang kemari," ujar Iftitah.

Dia mengatakan, Festival Transmigrasi menjadi salah satu upaya untuk memperkenalkan potensi kawasan. Sekaligus mendorong interaksi dan pertukaran gagasan yang dapat mendukung pengembangan wilayah.

Menurut Iftitah, meski sempat ada keraguan terkait berjalannya acara Festival Transmigrasi 2026, namun rupanya banyak masyarakat yang hadir saat hari H acara.

Sebab, dia mengatakan, ada pula sosialisasi pengenalan beasiswa untuk kuliah di Jerman yang bekerjasama dengan Technical University of Munich.

"Kami bersyukur, sejak kemarin kami sudah membuka Festival Transmigrasi ini dengan sosialisasi pengenalan beasiswa untuk kuliah di Jerman, dari rekan-rekan teman-teman sahabat dari negara sahabat dari Jerman, dari TUM, Technical University of Munich, dijelaskan bahwa kesempatan pendidikan di Jerman itu luas sekali," kata Iftitah

"Dan kalau misalkan adik-adik kita dari Kota Batam ingin bersekolah di Jerman, itu diberikan informasi-informasi yang cukup. Kemarin luar biasa, ratusan orang datang hadir dari Batam ke sini, ke kawasan transmigrasi di Eco Rempang City, Tanjung Banon, untuk mendengar langsung pengalaman, kemudian juga informasi tentang kuliah tersebut," sambung dia.